Wakil Wali Kota Surabaya sesalkan adanya pelemparan ular ke Asrama Mahasiswa Papua
Senin, 9 September 2019 17:22 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (ANTARA/Abdul Hakim)
Surabaya (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyesalkan aksi pelemparan ular ke Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin dini hari.
"Aksi teror ular itu mengancam kondusifitas keamanan. Kami meminta pihak kepolisian dan TNI segera mengusut tuntas dan segera menangkap pelaku," kata Whisnu Sakti Buana di Surabaya.
Ia mengatakan kondisi Kota Surabaya sudah berangsur kondusif setelah dampak insiden di Asrama Mahasiswa Papua pada 16--17 Agustus yang memunculkan tuduhan aksi rasialis terhadap warga Papua dan memicu demonstrasi.
Whisnu mengatakan, pemerintah kota sudah bekerja keras untuk meredam dampak insiden tersebut dan meyakinkan semua pihak bahwa tidak ada rasisme di Kota Pahlawan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu menegaskan bahwa warga Kota Pahlawan tidak mudah terpancing oleh aksi-aksi provokasi.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan keamanan di Kota Pahlawan," ujarnya.
Beberapa orang yang mengendarai dua sepeda motor diduga melemparkan dua karung berisi empat ular ke halaman Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan 10, Kota Surabaya, Senin dini hari. Satu ular jenis piton ditangkap oleh mahasiswa Papua yang tinggal di asrama setelah insiden itu.
"Aksi teror ular itu mengancam kondusifitas keamanan. Kami meminta pihak kepolisian dan TNI segera mengusut tuntas dan segera menangkap pelaku," kata Whisnu Sakti Buana di Surabaya.
Ia mengatakan kondisi Kota Surabaya sudah berangsur kondusif setelah dampak insiden di Asrama Mahasiswa Papua pada 16--17 Agustus yang memunculkan tuduhan aksi rasialis terhadap warga Papua dan memicu demonstrasi.
Whisnu mengatakan, pemerintah kota sudah bekerja keras untuk meredam dampak insiden tersebut dan meyakinkan semua pihak bahwa tidak ada rasisme di Kota Pahlawan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu menegaskan bahwa warga Kota Pahlawan tidak mudah terpancing oleh aksi-aksi provokasi.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan keamanan di Kota Pahlawan," ujarnya.
Beberapa orang yang mengendarai dua sepeda motor diduga melemparkan dua karung berisi empat ular ke halaman Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan 10, Kota Surabaya, Senin dini hari. Satu ular jenis piton ditangkap oleh mahasiswa Papua yang tinggal di asrama setelah insiden itu.
Pewarta : Abdul Hakim
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024