Lombok Timur (ANTARA) - Puluhan ribu jamaah Nahdlatul Wathon (NW) se-Nusa Tenggara Barat mengikuti pawai takruf dalam rangka menyambut dan menyukseskan ultah Nahdlatul Wathon Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-76 dipusatkan di Ponpes Syeikh Zainuddin NW Anjani Lotim, Sabtu.

   Ketua PB NW Anjani Ummi Hj Siti Raehanun dalam sambutannya mengatakan kegiatan pawai takruf merupakan rangkaian peringatan ultah NWDI ke-76 dan setiap tahun dirayakan oleh seluruh jamaah NW.

   Termasuk didalamnya untuk mengenang perjuangan dari pendiri NWDI, NBDI dan organisasi NW yakni Al-magfurllahu Maulana Syeikh TGKHM Zainuddin Abdul Madjid yang semasa hanyat telah gigih membesarkan  dan memperjuangkan NW seperti sekarang ini.

   Selain diikuti oleh jamaah NW, pawai takruf itu juga diikuti para santri dan satriwati mulai dari tingkat diniyah sampai dengan perguruan tinggi  NW yang tersebar di Pulau Lombok.

   Sementara kegiatan pawai takruf yang dilepas langsung Ketua PB NW Anjani,Ummi Hj.Siti Raehanun ZAM dengan didampingi Tuan Guru Bajang (TGB), H.L Zainuddin Atsani dengan star dari Ponpes NW Anjani dan berakhir di Desa Desa Lenek, Kecamatan Aikmel, Lotim yang dimulai dari pukul 14.00 - 18.00 Wita.

   Nampak hadir dalam kegiatan pawai takruf tersebut, para pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, jajaran pengurus PB NW Anjani, Pengurus Wilayah NW NTB sampai dengan pengurus anak cabang NW se-NTB.

   "Puncak dari kegiatan ultah NWDI ke-76 ini akan berlansung pada Minggu besok di Ponpes Syeikh Zainuudin NW Anjani yang diawali dengan kegiatan pawai takruf,"ujar Ketua PB NW Anjani, Ummi Hj. Siti Raehanun ZAM.

Ia mengharapkan kepada seluruh jamaah NW maupun santri NW dimana saja berada hendaknya terus menerus memperjuangkan apa yang telah diwasiatkan oleh pendiri NW semasa hayat beliau yang harus terus dipegang teguh.

Apalagi organisasi NW dalam menjalankan hittahnya bergerak dibidang pendidikan, Sosial dan dakwah,sehingga sudah menjadi kewajiban kepada semua jamaah NW untuk terus membesakan dan mengembang organisasi NW sesuai dengan bidangnya dan kemampuannya masing-masing.

   Sementara dari data yang jumlah lembaga pendidikan yang dikelola organisasi NW dari tingkat Diniyah s.d perguruan tinggi berjumlah ratusan buah yang tersebesar di seluruh Indonesia, termasuk didalamnya majelis taklim NW dan pantai asuhan NW yang telah memberikan manfaat yang besar bagi masyararakat di NTB.

"Mari kita tanamkan semangat berjuang yang ihlas, sebagaimana yang telah diajarkan pendiri NW, dengan tidak memanfaatkan kebesaran NW untuk mencari keuntungan pribadi," tegas Ummi Hj Siti Raehanun ZAM. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026