
27 PERSEN JEMAAH MASUK ARAFAH

Arafah (ANTARA) - Hingga pukul 22.00 waktu Saudi atau pukul 02.00 WIB sudah 27,33 persen jamaah yang masuk ke Arafah dan diharapkan menjelang subuh sudah 100 persen.
Kepala Satuan Tugas Arafah Ahmad Abdullah di Arafah, Kamis dinihari, mengatakan secara umum pelaksanaan penempatan jamaah di Arafah berjalan lancar.
Namun, di sisi lain dia juga menginformasikan bahwa ada bus jamaah yang mogok di jalan. "Kita sudah mengontak Naqaba (konsorsium bus Saudi) untuk segera mengirim bus pengganti dan sebelum maghrib tadi mereka sudah tiba di Arafah," kata Abdullah.
Ketika merinci upaya agar sebelum subuh semua jamaah sudah masuk Arafah, Abdullah mengatakan Satgas Arafah membuat sistem komunikasi untuk memantau pergerakan jamaah.
"Jadi, jika ada bus yang seharusnya sudah masuk ke Arafah tetapi belum juga masuk, maka pengawas transportasi akan menghubungi petugas atau ketua rombongan terkait untuk mengetahui mengapa bus datang terlambat," kata Abdullah.
Lebih jauh lagi, kata Abdullah yang juga Kepala Daerah Kerja Jeddah itu mengatakan jika pada kondisi tertentu bus tidak mau mengirim pengganti atau enggan mengangkut jamaah maka sudah dipersiapkan bus Misi Haji Indonesia untuk mengangkut jamaah.
Sistem tersebut dibuat untuk mengantisipasi keterlambatan yang terjadi pada tahun lalu. Namun, dia berharap angkutan ke Arafah dalam berjalan lancar dan tidak ada kendala di lapangan dan juga pada bus pengangkut dari Naqaba.
Jumlah jamaah yang sudah masuk sebanyak 132 keloter dari 485 keloter dengan total anggota jamaah 53.186 orang atau 27,33 persen.
Ketika ditanya tentang jamaah tarwiyah (yang mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad dengan bermalam di Mina sebelum masuk masuk Arafah), Abdullah mengatakan mereka akan masuk Arafah pada Kamis pagi.
Sementara data jamaah yang meninggal yang terdata di Siskohat sebanyak 113 jamaah.
Sementara berdasarkan pantauan di lapangan terdapat sejumlah titik kemacetan menjelang keluar dari kota Makkah, setelah itu polisi menyisir dan hanya mobil (bus) yang berstiker yang bisa masuk ke jalan utama ke Arafah.
Pada proses penyisiran ini terjadi penumpukkan, tetapi setelah itu lalu lintas lancar. Wukuf dimulai pada Kamis (25/10) setelah masuk waktu juhur dan berakhir hingga subuh pada Jumat (26/10).
(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
