"Kami realistis demi kepentingan umat," kata Imron di Mataram, Minggu, ketika dikonfirmasi tentang kecenderungan PPP mendukung kandidat yang sudah diusung partai besar di wilayah NTB, seperti DR TGH M Zainul Majdi yang diusung Partai Demokrat untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018.
Imron berada di Mataram, Provinsi NTB, guna membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) II Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP NTB, yang digelar di Mataram, 13-14 Januari 2013.
Ia beralasan sikap realistis yang ditempuh PPP dalam Pilgub NTB itu karena belum memiliki SDM yang mumpuni untuk bertarung dan meraih kemenangan.
Selain itu, PPP di wilayah NTB hanya memiliki tiga kursi di DPRD NTB sehingga belum mencukupi sembilan kursi untuk dapat mengusung pasangan calon yang dikehendaki.
"Maka kami wajib berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan calon demi kepentingan umat, dan itu tidak mesti dengan partai tertentu. Di Jawa Barat kami berkoalisi dengan PKS, di Sumatera Utara dengan Golkar, juga di Kalimantan dengan partai lainnya," ujarnya.
Imron mengatakan, DPP PPP menyerahkan sepenuhnya kepada DPW PPP NTB untuk menjaring kandidat yang layak diusung pada Pilgub NTB.
Selanjutnya, DPW PPP NTB mengajukan usulan dua pasangan calon terbaik ke DPP disertai pembobotan nilai untuk ditindaklanjuti dengan penetapan.
"Memang dalam konstitusi partai kami, DPP yang menetapkan, tetapi dalam prakteknya DPP selalu memprioritaskan apa yang direkomendasikan DPW," ujarnya.
Dua pasangan calon yang nantinya direkomendasikan DPW PPP itu akan diputuskan dalam Mukerwil II DPW PPP NTB yang sedang berlangsung itu.
Menurut Ketua DPW PPP NTB Hj Wartiah, terdapat enam kandidat yang layak diusung untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.
Keenam kandidat itu yakni TGH M Zainul Majdi (Gubernur NTB periode 2008-2013), KH Zulkifli Muhadli (Bupati Sumbawa Barat dua periode sejak 2005), Brigjen Pol Purnawirawan Lalu Suprapta, H Lalu Mariyun (mantan Ketua Pengadilan Tinggi Mataram), H Lalu Wiratmaja (mantan Bupati Lombok Tengah), dan H L Muhyi Abidin (Anggota DPR).
Namun, dari keenam kandidat itu hanya dua orang yang didukung partai politik pengusung yakni Zainul dari Demokrat dan Zulkifli dari Partai Bulan Bintang (PBB).
"Karena itu kecenderunganya ke dua kandidat itu, karena PPP hanya punya empat kursi sehingga harus berkoalisi dengan partai lainnya hingga mencukupi sembilan kursi untuk mengusung pasangan calon. Kedua kandidat itu dinilai cocok dengan PPP yang berbasis Islam," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026