Gunung Rinjani merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Lombok Utara. Setiap tahun gunung itu selalu ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun NusantaraMataram, (Antara Mataram) - Wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani cukup banyak, hingga April tercatat 5.376 orang, kendati ditutup selama tiga bulan, sejak 10 Januari hingga 31 Maret 2013 karena alasan cuaca buruk yang membahayakan keselamatan.
Kepala Tata Usaha Balai TNGR Sulistriono di Mataram, Kamis, mengatakan wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani itu sebanyak 3.472 orang wisatawan nusantara dan 1.904 orang wisatawan mancanegara.
Sementara jumlah wisatawan yang mendaki gunung dengan tinggi 3.726 meter di atas permukaan laut itu pada April 2013 tercatat 2.846 orang, terdiri 1.679 orang wisatawan mancanegara dan 1.167 wisatawan nusantara.
"Angka kunjungan tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Selama masa penutupan banyak wisatawan yang meminta izin untuk mendaki, namun kami tidak mengizinkan, karena selama tiga bulan itu terjadi cuaca buruk sehingga rawan untuk kegiatan pendakian," katanya.
Karena itu, katanya, tidak mengherankan ketika jalur pendakian dibuka kembali mulai 1 April, wisatawan mancanegara maupun nusantara yang mendaki cukup ramai.
Ia mengatakan, Gunung Rinjani merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Lombok Utara. Setiap tahun gunung itu selalu ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun nusantara.
"Pada 2013 TNGR (Taman Nasional Gunung Rinjani) ditutup selama tiga bulan karena alasan cuaca buruk. Kendati demikian kita tetap optimis angka kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani terus meningkat. Gunung Rinjani memiliki daya pikat luar biasa, sehingga kendati ditutup banyak wisatawan yang memaksa agar diizinkan mendaki," ujarnya.
Dia mengatakan, jumlah wisatawan minat khusus yang berkunjung ke Gunung Rinjani selama 2011 tercatat 15.020 orang, sebanyak 8.778 orang di antaranya wisman dan 6.252 orang wisnus, sedangkan pada 2012 tercatat lebih dari 16.000 orang.
Sulistriono mengatakan, setiap bulan wisatawan yang berkunjung ke Gunung Rinjani rata-rata mencapai 1.600 orang. Dalam setahun gunung tertinggi ke dua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera Barat (3.800 meter dpl) hanya bisa didaki selama sembilan bulan.
"Larangan itu kami berlakukan untuk menjamin keselamatan para pendaki dari ancaman cuaca buruk. Karena itu tidak satupun wisatawan yang diizinkan mendaki selama masa penutupan," ujarnya.
Pewarta : Masnun
Editor:
Dina
COPYRIGHT © ANTARA 2026