"Mulai disiapkan, tapi belum tahu siapa diantara kandidat yang ada yang ditetapkan sebagai Ketua DPRD Provinsi NTB," kata Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar NTB H Muh Amin.
Mataram (Antara Mataram) - Partai Golkar mulai menyiapkan kandidat Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), karena dari hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilu legislatif 2014, meraih suara atau kursi terbanyak.

"Mulai disiapkan, tapi belum tahu siapa diantara kandidat yang ada yang ditetapkan sebagai Ketua DPRD Provinsi NTB," kata Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar NTB H Muh Amin, di Mataram, Selasa.

Amin yang menjabat Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018 itu juga masih enggan menyebut nama-nama kandidat yang disiapkan menjadi pimpinan DPRD Provinsi NTB periode 2014-2019 itu.

Sekitar lima dari 11 orang anggota DPRD Provinsi NTB hasil pemilu legislatif 2014, dianggap telah memenuhi kriteria internal Partai Golkar, untuk menjadi ketua dewan.

"Sesuai juklak (petunjuk pelaksanaan), yang dapat menjadi Ketua DPRD NTB nanti antara lain dari kalangan pengurus harian DPD I, meraih suara terbanyak dalam pemilu, berpengalaman, senioritas, dan kriteria lainnya," ujarnya.

Menurut Amin yang digadang-gadang akan merebut Ketua DPD I Partai Golkar NTB karena telah menduduki jabatan wakil kepala daerah, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) juga berkewenangan menentukan kandidat Ketua DPRD provinsi, sepanjang mencuat masalah atau DPD I meminta pertimbangannya.

"Itu kalau terjadi diskresi atau masalah, kemudian DPD I meminta pertimbangan DPP Golkar. Tapi saya kira sudah cukup jelas siapa yang akan menjadi Ketua DPRD NTB jika merujuk kepada sejumlah kriteria internal partai," ujarnya.

Partai Golkar meraih suara terbanyak pada pemilu DPRD Provinsi NTB berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU provinsi, pada 23-25 April 2014.

Dari hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU provinsi itu, sudah bisa diketahui peraih suara terbanyak, perolehan kursi dan caleg terpilih, meskipun belum dilakukan penetapannya.

Dari data tersebut, Partai Golkar meraih suara terbanyak untuk DPRD Provinsi NTB yakni lebih dari 200 ribu suara, disusul Partai Gerindra yang mengantongi 155 ribu lebih suara, dan Partai Demokrat 142 ribu lebih suara.

Partai lainnya yakni PDI Perjuangan yang meraih lebih dari 129 ribu lebih suara, Partai Amanat Nasional (PAN) lebih dari 117 ribu, Partai Hanura lebih dari 105 ribu suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lebih dari 101 ribu suara, Partai Nasionalis Demokrat (Nasedem) lebih dari 99 ribu suara dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga lebih dari 99 ribu suara.

Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang meraih 93 ribu lebih suara, kemudian Partai Bulan Bintang (PBB) 80 ribu lebih suara, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang meraih 54 ribu lebih suara.

Jumlah suara sah untuk pemilu DPRD Provinsi NTB mencapai 1,38 juta lebih, dan jumlah kursi yang diperebutkan sebanyak 65 kursi, sehingga Bilang Pembagi Pemilih (BPP) mencapai lebih dari 21 ribu.

Dengan demikian, dari 12 parpol peserta pemilu itu, sedikitnya satu parpol meraih tiga kursi hingga sekitar 11 kursi.

Pemungutan suara pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD di wilayah NTB berlangsung pada 12.020 TPS, yang menyebar di 1.137 desa/kelurahan pada 10 kabupaten/kota, yang melibatkan pemilih lebih dari 3,4 juta penduduk sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sesuai jadwal, tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu legislatif di tingkat KPU pusat akan digelar 26 April sampai 6 Mei 2014.

Penetapan hasil pemilu secara nasional dijadwalkan 7 Mei sampai 09 Mei, kemudian penetapan partai politik memenuhi ambang batas (PT) tiga persen.

Penetapan perolehan kursi dan calon terpilih tingkat nasional hingga kabupaten/kota dijadwalkan 11 Mei sampai 18 Mei, dan peresmian keanggotaan DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dijadwalkan Juni sampai September 2014.

Pengucapan sumpah dan janji anggota terpilih DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota, dijadwalkan Juli sampai Oktober 2014.

Dengan demikian, KPU NTB baru akan menggelar pleno penetapan perolehan jumlah kursi untuk parpol peserta pemilu, penetapan dan pengumuman calon terpilih anggota DPRD Provinsi NTB periode 2014-2019 pada 11-18 Mei 2014. (*)

Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026