"Jadi semua kepala keluarga yang ada di Kota Mataram ini akan kita data"Mataram, (Antara)- Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, per tanggal 1 Mei 2015 telah mulai melaksanakan program pendataan keluarga sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri, sebagai dasar pelaksanaan program pemerintah pada semua sektor.
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Mataram Sutrisno di Mataram, Sabtu, mengatakan, program pendataan keluarga ini dilakukan lima tahun sekali betujuan untuk mengetahui data keluarga "by name, by address".
"Jadi semua kepala keluarga yang ada di Kota Mataram ini akan kita data," katanya.
Program pendataan keluarga akan dilaksanakan hingga tanggal 30 Mei 2015 dimaksudkan untuk mengetahui tingkat pendidikan anggota keluarga, menggolongkan keluarga sebagai keluarga sejahtera dan prasejahtera.
Tujuannya, agar dapat menjadi dasar berbagai program pemerintah yang akan dilaksanakan pada setiap daerah.
Karena itu, untuk mendapatkan data yang akurat, BPPKB Kota Mataram melibatkan 800 kader keluarga berencana (KB) di kota ini.
Selain itu, agar pendataan keluarga dapat berjalan maksimal dan tuntas sesuai dengan target waktu yang ditetapkan, ia juga membentuk posko pada enam kecamata yang ada.
Pada posko itu, katanya, ada manajer dan "supervise" yang akan melakukan evaluasi terhadap data yang masuk melalui setiap kader.
"Dengan demikian data keluarga yang dihasilkan benar-benar riil," ujarnya.
Menurut dia, setiap keluarga yang sudah didata oleh petugas pendataan keluarga, akan ditempelkan stiker sebagai tanda keluarga mereka sudah terdata.
Di samping itu juga, katanya, keluarga yang sudah didata harus menandatangani hasil pendataan yang telah dilakukan kader, agar petugas tidak dianggap memanipulasi data.
"Kita memproyeksi keluarga yang akan didata oleh kader sekitar 98.913 kepala keluarga (KK). Jika ada KK yang diluar itu, maka akan dimasukkan untuk data tahun 2016, sebab `updating` data akan kita lakukan setiap tahun," katanya.
Sutrisno mengatakan, setelah pendataan keluarga ini rampung sesuai target yang ditetapkan, data tersebut akan dikirim ke Pemerintah Provinsi NTB untuk dilakukan analisis serta sarasehan hasil pendataan keluarga agar data yang dihasilkan dapat dipertanggung jawabkan. (*)
Pewarta : Nirkomala
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026