Sebanyak 34 penerbangan di BIJB Kertajati hari Minggu ini

id BIJB Kertajati,Airnav Indonesia,Penerbangan,Perekonomian,bandara kertajati

Sebanyak 34 penerbangan di BIJB Kertajati hari Minggu ini

Suasana di BIJB Kertajati Majalengka, Jawa Barat (Jabar), Minggu (29/10/2023), yang saat ini beroperasi penuh. ANTARA/Fathnur Rohman

Majalengka (ANTARA) -
Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau Airnav Indonesia mencatat sebanyak 34 penerbangan dilaksanakan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka yang saat ini mulai beroperasi penuh dengan melayani tujuh rute perjalanan domestik.
 
"Ada 34 penerbangan di BIJB Kertajati terdiri dari 17 take off dan 17 landing," kata Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standarisasi Airnav Indonesia Riza Fahmi di Majalengka, Jawa Barat (Jabar), Minggu.
 
Data itu, kata Riza, diperoleh dari permintaan izin terbang yang diterima oleh Airnav Indonesia dari berbagai maskapai penerbangan yang membuka rute perjalanan di BIJB Kertajati. Ia mengemukakan sampai pukul 10.00 WIB, terdapat 13 penerbangan di BIJB Kertajati dan diestimasikan jumlah bertambah sesuai jadwal penerbangan yang ada.
 
"Operasional di BIJB Kertajati dimulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Waktu operasional ini meningkat dibandingkan sejak 2018 yang hanya sampai pukul 18.00 WIB," katanya.
 
Menurutnya, BIJB Kertajati memiliki kapasitas untuk menampung aktivitas penerbangan lebih dari saat ini, dengan total perkiraan sekitar 250 penerbangan per hari. Dengan penambahan jumlah rute penerbangan pesawat jet saat ini, ia memastikan Airnav Indonesia siap memandu pilot untuk melewati jalur penerbangan dan menjamin keselamatan saat berada di BIJB Kertajati.

Baca juga: Bandara Lombok buka rute baru tujuan Malaysia
Baca juga: Super Air Jet membuka rute Lombok -Malaysia
 
"(Airnav Indonesia) Unit Kertajati siap melayani penambahan permintaan izin terbang yang diajukan maskapai. Di BIJB Kertajati memiliki landasan pacu sekitar 3.000 meter dengan dilengkapi fasilitas berstandar internasional," ujar dia lagi.