Bogor kembangkan potensi wisata wilayah Tajur mealui mural

id Bogor, Mural, Pariwisata, Tajur, Dedie Rachim Mural Competition

Bogor kembangkan potensi wisata wilayah Tajur mealui mural

Wakil Wali Kota Bogor, Jawa Barat Dedie Abdul Rachim saat membuka Dedie Rachim Mural Competition di wilayah Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (8/11/2023). (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengembangkan potensi wisata wilayah Tajur, Kecamatan Bogor Timur melalui kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) Tajur yang dominasi oleh para anak-anak muda mengadakan kegiatan kompetisi mural.
 

Kegiatan ini merupakan agenda masyarakat yang didorong dan didukung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui wilayah dan dinas serta pihak swasta untuk membangun potensi wisata meningkatkan perekonomian warga.

"Ini bisa menginspirasi wilayah lain yang memiliki tembok panjang untuk juga bisa disalurkan sebagai tempat mencurahkan ide gagasan dan kreativitas," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim saat membuka Dedie Rachim Mural Competition di wilayah Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu. 

Dedie Abdul Rachim mengatakan, pemikiran bagaimana memanfaatkan tembok yang panjang ini sudah lama atau sekitar satu tahun untuk dimanfaatkan sebagai mural atau grafiti.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mendukung kreativitas masyarakat untuk pengembangan wilayah. Dengan tema kepahlawanan, ini kata Dedie, ke depan lokasi ini selain jadi kunjungan wisata juga bisa menjadi sarana edukasi bagi pelajar sekolah dasar.

"Semoga karyanya bermanfaat sehingga bisa jadi kunjungan siswa, para pelajar jadi bisa lebih mengenal para pahlawan-pahlawan dengan cara yang lebih santai," katanya.

Ketua Panitia Muhamad Iqbal Nurmaulana mengatakan, agenda masyarakat ini dan para pemuda disalurkan oleh Pemkot Bogor bersama wilayah kelurahan yang didukung oleh  Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim serta berbagai para sponsor.

"Kompetisi mural ini untuk mengembangkan daya tarik pariwisata," ujarnya.

Iqbal Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh 11 seniman mural yang akan menggambar di dinding tembok sepanjang 130 meter. Tak hanya kompetisi mural, warga juga dilibatkan turut serta dalam memasarkan produk-produk UMKM melalui bazar yang disediakan oleh panitia.

Selain itu juga akan dilakukan bedah UMKM yang akan merenovasi warung atau toko kelontong warga sekitar yang sudah usang sehingga memiliki konsep kekinian dan menjadi daya tarik wisata.

Baca juga: Bogor jadikan Jambore Desa Wisata ajang tingkatkan kunjungan
Baca juga: Bogor perluas cakupan layanan air bersih

"Selanjutnya juga akan dibuat urban farming dengan vertical garden dan untuk jajanannya juga ada UMKM dan akan dibentuk coffee shop. Jadi pelan-pelan kita susun, kita rapikan dimulai dari kompetisi mural ini. Jadi tidak hanya merawat kreativitas, tapi juga bisa menguntungkan bagi warga untuk peningkatan ekonomi," ujarnya.