...program daerah pemberdayaan gotong royong (PDPGR) pantas mendapatkan penghargaan karena merupakan satu-satunya di Indonesia".
Sumbawa Barat, (Antara NTB) - Program Pemberdayaan Daerah Gotong Royong yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat berhasil meraih penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh pemerakarsa sekaligus Direktur LEPRID Paulus Pangka kepada Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin didampingi Wakil Bupati Fud Syafuddin dan Ketua DPRD, Jum'at (3/6).

Paulus Pangka mengatakan program daerah pemberdayaan gotong royong (PDPGR) pantas mendapatkan penghargaan karena merupakan satu-satunya di Indonesia.

Ia mengatakan program berbasis gotong royong yang telah di tetapkan dalam perda ini dilaksanakan secara riel di lapangan oleh pemerintah daerah dan masyarakat serta melibatkan Polri (Babinkamtibmas) dan TNI (Babinsa).

"Selama ini gotong royong hanya dalam pidato saja. Tidak ada yang sungguh-sungguh dilaksanakan dan berhasil seperti yang dilaksanakan oleh Kabupaten Sumbawa Barat," ujar Paulus.

Demikian pula program jambanisasi yang merupakan bagian dari PDPGR dan menjadi program prioritas dalam 100 hari pertama masa kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin-Fud Syaefuddin.

Program jambanisasi itu dilaksanakan untuk 6.106 rumah tangga miskin dan berhasil dituntaskan kurang dari 100 hari secara gotong royong oleh masyarakat bersama para agen pemberdayaan gotong royong yang didampingi Babinkamtibmas dan Babinsa.
 
Keberhasilan itu juga menjadikan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat berhak atas Penghargaan  dan medali LEPRID karena telah membawa daerah itu menjadi daerah otonom pertama di Indonesia yang tuntas jamban keluarga.

Paulus menyatakan pembangunan ribuan jamban sehat dengan cara gotong royong dalam waktu 100 hari haya ada di Sumbawa Barat. Sebelumnya di berbagai daerah memang ada program serupa, namun tidak ada yang tuntas.

Kalau program ini ditiru dan dilaksanakan diseluruh daerah maka persoalan 20 juta rumah tangga yang tidak memiliki jamban di seluruh Indonesia pasti akan tuntas," Paulus.

sementara itu Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin mengatakan program jambanisasi ribuan rumah tangga dalam 100 hari mustahil bisa tuntas tanpa kerja keras para agen, Babinkamtibmas, Babinsa yang bahu membahu bersama masyarakat melaksanakan program tersebut.

"Ini keberhasilan bersama. Terimakasih kepada para agen, Babinkamtibmas, Babinsa, DPRD dan seluruh masyarakat yang telah bekerja dengan ikhlas jujur dan sungguh-sungguh sehingga hari ini kita buktikan bahwa kita bisa," katanya. 

Ia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melaksanaan program perberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
 
"Tidak boleh ada lagi masyarakat Sumbawa Barat yang miskin  dalam lima tahun kedepan," ujarnya.
 
Penyerahan penghargaan tersebut, dihadiri oleh segenap jajaran pemerintah daerah dan muspida serta tokoh masyarakat dan para agen pemberdayaan gotong royong, bersama Babinsa dan Babinkamtibmas.(*)





Pewarta :
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2026