Timnas AMIN menanggapi Ganjar berikan nilai 5 soal penegakan hukum

id Ahmad Ali ,Penegakan Hukum,Ganjar Pranowo,Pemilu,Pilpres

Timnas AMIN menanggapi Ganjar berikan nilai 5 soal penegakan hukum

Dokumentasi - Pelatih Timnas AMIN sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali saat memberikan keterangan di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2023). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa)

Jakarta (ANTARA) - Pemenangan Tim Nasional Anies-Muhaimin ( Timnas AMIN), Ahmad Ali, menanggapi penilaian Ganjar Pranowo yang memberi poin 5 terhadap upaya penegakan hukum di Indonesia.

"Kalau begitu yang bermasalah Menkopolhukam Mahfud MD yang membawahi hukum. Apa yang dia kerjakan selama ini?" kata Ali dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Menurut Ali, poin 5 merupakan nilai yang buruk. Sehingga, lanjutnya, terhadap upaya penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Jokowi itu secara tidak langsung mengkritik Mahfud MD yang juga merupakan cawapres pendamping Ganjar di Pilpres 2024.

Bahkan, lanjut Ali, kritikan Ganjar itu menjadi lucu karena Ganjar dan PDI Perjuangan, selaku partai penguasa di pemerintahan Jokowi, memilih Mahfud MD yang merupakan "komandan" bidang politik, hukum, dan keamanan di Indonesia.

"(Ganjar) Mengkritik wakilnya dongEnggak bisa berbuat apa-apa, kok dijadikan wakil," kata Ali.

Wakil ketua umum Partai NasDem itu juga mempertanyakan alasan Ganjar memberi nilai 5 terhadap upaya penegakan hukum di Indonesia. Ali berpendapat bahwa tidak ada satu pun peristiwa hukum yang merugikan pasangan Ganjar-Mahfud sejauh ini.

"Pada sisi mana yang kemudian Ganjar merasa dirugikan oleh Pemerintah dalam kasus penanganan hukum? Apakah karena kasus Wadas atau hal lain?" tanya Ali.

Ali, yang juga anggota DPR RI itu, menegaskan bahwa upaya penegakan hukum di era pemerintahan Jokowi masih di jalur yang benar atau right on track. Dia tidak melihat ada tekanan hukum terhadap para capres-cawapres yang bakal bertarung di Pilpres 2024.

"Selama ini, saya sebagai partai pemerintah, masih melihat (penegakan hukum) ini masih proporsional. Penanganan hukumnya itu, kalau ada kurang-kurangnya sedikit, ya, namanya manusia, ada puas dan tidak puas," tegasnya.

Sebelumnya, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menilai upaya penegakan hukum di Indonesia menurun di era kepimpinan Jokowi sebagai presiden. Dia pun memberikan nilai 5 terhadap penegakan hukum di Indonesia.

"Turun," kata Ganjar di acara Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/11).

Baca juga: Kampanye capres Anies dan Cak Imin lanjutkan kampanye di Jakarta
Baca juga: Pasangan Capres Prabowo-Gibran mulai kampanye perdana di Surabaya


Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye juga telah dijadwalkan mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.