Wisuda ini mempunyai arti yang sangat penting bagi Provinsi NTB karena akan memperbanyak hafidz-hafidzah untuk memperkuat pembangunan di daerah seribu masjidLombok Barat (Antara NTB) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin mengatakan komitmen pemerintah provinsi untuk memperbanyak hafidz Al Quran sebagai upaya memperkuat pembangunan di daerah itu.
"Wisuda ini mempunyai arti yang sangat penting bagi Provinsi NTB karena akan memperbanyak hafidz-hafidzah untuk memperkuat pembangunan di daerah seribu masjid," kata Muhammad Amin saat menghadiri menghadiri haul ke-3 tahun Wafatnya Al Maghfur Lahu TGH Mustofa Umar Abdul Aziz yang dirangkai dengan Wisuda Hafidz/Hafidzah di Ponpes Al-Aziziyah, Kapek, Gunungsari, Lombok Barat, Minggu
Hadir juga dalam kegiatan itu, ustadz kondang KH Mohammad Arifin Ilham, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunung Sari, TGH Fathul Azis Mustofa dan Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid bersama jajaran.
Amin menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan sektor pendidikan, termasuk peran pondok pesantren dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Dalam pandangannya, Ponpes Al-Aziziyah Kapek Gunung Sari telah melahirkan sejumlah hafidz Alquran yang hebat sehingga ponpes ini dapat menyumbang SDM yang bermanfaat untuk pendidikan di NTB.
Untuk itu, dia menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengelola ponpes terbesar di wilayah Gunung Sari itu.
Karena itu, dia berharap para hafidz selalu mengamalkan isi dari Al Quran. Tidak saja untuk diri sendiri dan keluarga tetapi juga diamalkan untuk masyarakat dan pembangunan di NTB.
"Kalau kita bisa mengamalkan isi Al Quran, Insya Allah kita akan selamat di dunia maupun akhirat," kata Wagub. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026