Sebanyak 72 pejabat baru Pemprov NTB diingatkan bisa secepatnya bekerja

id DPRD NTB,Mutasi Pejabat Pemprov NTB,Gubernur Lalu Muhamad Iqbal,Anggota DPRD NTB Indra Jaya Usman

Sebanyak 72 pejabat baru Pemprov NTB diingatkan bisa secepatnya bekerja

Arsip- Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Indra Jaya Usman atau IJU. ANTARA/Nur Imansyah.

Mataram (ANTARA) - Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, Indra Jaya Usman mengingatkan 72 pejabat eselon II dan III di lingkungan pemerintah provinsi yang telah dilantik dan di ambil sumpah jabatan oleh Gubernur Lalu Muhamad Iqbal pada mutasi perdana Rabu (30/4) untuk secepatnya bekerja dan selalu tetap menjaga kekompakan.

"Mutasi perdana ini tentu pilihannya tak mudah, karena ada kekosongan sejumlah jabatan. Tapi, solusi-nya sudah ada akan ada pelaksana tugas," ujarnya menanggapi mutasi perdana yang dilakukan Gubernur dan Wagub NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri atau Iqbal-Dinda di Mataram, Kamis.

Setelah mutasi ini, Indra Jaya Usman mengingatkan agar kekompakan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengawal program prioritas dan strategis pasangan Iqbal-Dinda harus tetap terjaga.

Baca juga: Gubernur Iqbal mutasi 72 pejabat di Pemprov NTB

Politisi yang akrab disapa IJU ini justru mengatakan soal program prioritas yang harus menjadi perhatian OPD. Meliputi penurunan kemiskinan, peningkatan produktivitas pangan, dan meningkatkan kualitas pariwisata.

"Kepala dinas ini jangan terbelah-belah, wajib ikut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur," ucap anggota DPRD NTB Dapil Lombok Barat dan Lombok Utara ini.

Ia menyampaikan ini memiliki dasar, dari info yang diterima sebelumnya ada kepala OPD yang mencoba insubordinasi. Kegiatan dari OPD tak terkait dengan Iqbal-Dinda.

"Karena diduga ada tangan-tangan mencengkeram yang tidak mau kehilangan pengaruh di birokrasi," ujarnya.

Mutasi perdana itu, jadi kode keras dari Iqbal-Dinda bagi seluruh ASN Provinsi NTB, kalau yang bermasalah, Gubernur dan Wakil Gubernur tak segan untuk meminggirkan. Dan itu dinilai sejalan dengan konsep meritokrasi.

"Ya, kalau menurut saya meritokrasi ini juga itu supaya ASN ini tahu siapa bosnya. Jangan main-main politik lagi," ucapnya.

Disinggung nama ASN yang dimaksud, IJU tak ingin menyebut satu persatu, tapi publik bisa mengecek satu persatu kepala dinas yang dilantik.

"Itu di media bisa dicek nama yang dilantik, beberapa yang bermasalah saya lihat ditepikan," tegasnya.

Baca juga: Cara Gubernur NTB Iqbal rotasi pejabat tuai apresiasi anggota dewan

Sebelumnya Gubernur dan Wagub NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri akhirnya melakukan mutasi secara besar-besaran pejabat tinggi pratama eselon II dan eselon III di organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Rabu (30/4) siang.

Dalam mutasi yang digelar secara tertutup itu, terdapat 26 pejabat tinggi pratama dan 46 pejabat eselon III yang dimutasi. Di antara 26 pejabat tinggi pratama pimpinan OPD yang dimutasi itu, antara lain Staf Ahli Gubernur dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Yusron Hadi menjadi Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kadiskominfotik),

Kepala Biro Pemerintahan Lalu Hamdi menjadi Kepala Dinas PMD Dukcapil, Kepala Biro Organisasi Setda NTB Nursalim menjadi Kepala BPKAD, Kepala Dinas Perdagangan Baiq Nelly Yuniarti menjadi Kepala BPSDM, Kepala Dikpora Tri Budiprayitno menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Eva Dewiyani menjadi Asisten 3 Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

Baca juga: Daftar 72 nama pejabat baru tingkat pratama, eselon II dan III Pemprov NTB

Kemudian Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTB Lalu Abdul Wahid menjadi Staf Ahli Gubernur. Kasat Pol PP Subhan Hasan menjadi Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas Sosial Akhsanul Khalik menjadi Staf Ahli Gubernur. Asisten III Setda NTB Wirawan Ahmad menjadi Kadispora NTB, Staf Ahli Gubernur/Plt Kepala Dinas ESDM Izzudin menjadi Karo Administrasi Setda NTB, Kepala BPSDM Ashari menjadi Kadis Perpustakaan dan Arsip, Kepala PMD dan Capil Lalu Ahmad Nur Aulia menjadi Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar).

Selanjutnya, Kadispar NTB Jamaludin Maladi menjadi Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Abdul Aziz menjadi Kadisdikbud. Kadis Dikbud NTB Aidy Furqan menjadI Kepala DKP, Kepala Perkim Sadimin menjadi Kadis PUPR NTB, Kadis Kominfotik NTB Najamudin Amy menjadi Kadis Perkim, Kepala DP3AP2KB Nunung Triningsih menjadi Kepala Dinas Sosial.

Kemudian Sekretaris DPRD NTB Surya Bahari menjadi Kadis DP3AP2KB, Kepala Biro Umum Setda NTB Hendra Saputra menjadi Sekretaris DPRD NTB, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan M Riadi menjadi Kepala Biro Umum Setda NTB, Asisten III Setda NTB Fathul Gani menjadi Kasat Pol PP, Kepala Dinas Perhubungan Lalu Moh Faozal menjadi Asisten 2 Setda NTB, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Putu Gede Aryadi menjadi Kepala Brida NTB dan Kepala Biro Pengadaan dan Jasa Roni Yuhaeri menjadi fungsional.

"Alhamdulillah kami sudah melantik 72 pejabat, terdiri dari 26 eselon 2 dan 46 pejabat eselon 3," kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri dan Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi pada wartawan seusai melantik 72 pejabat di lingkungan Pemprov di Pendopo Gubernur NTB.

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.