Jakarta (ANTARA) - Kapten Tim Merah Arki Dikania Wisnu mengaku sudah memprediksi dari awal bahwa timnya akan mengalahkan Tim Putih, dalam pertandingan IBL All-Star 2025 di Britama Arena, Jakarta, Sabtu malam.
Ia menjelaskan, pilihan rosternya merupakan para pemain lokal dan naturalisasi yang tangguh.
"Tetapi yang paling penting semuanya sehat dan para fan yang hadir juga senang serta terhibur dengan laga ini," kata pemain Dewa United Banten itu.
Menurut dia, setiap aksi atau gimmick pada laga tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada pecinta bola basket yang selama ini ikut membantu perkembangan olahraga itu sehingga semakin maju.
"Dan yang paling penting juga, terima kasih untuk setiap penonton yang hadir dan bersenang-senang," ujar small forward berumur 37 tahun itu.
Tim Merah melibas Tim Putih 112-104, dalam pertandingan IBL All-Star 2025.

Arki Dikania menundukkan Ali Bagir Alhadar dari Satria Muda Pertamina Jakarta sebagai kapten Putih. Sedangkan Ebrahim "Biboy" Lopez Enguio menjadi pemain terbaik. Skuad Merah yang diasuh oleh Youbel Sondakh, menurunkan Arki, Agassi Yeshe Goantara, Julian Chalias, Yesaya Saudale, dan Ebrahim Lopez sebagai lima pemain awal.
Sedangkan Tim Putih yang dikomandoi Johannis Winar diperkuat Ali Bagir, Daffa Dhoifullah, Jarron Crump, Ponsianus "Komink" Nyoman, dan Aven Pratama sebagai starter.
Baca juga: Indonesian Stars kalah lawan Foreign Stars di IBL All-Star
IBL All-Star 2025 hadir dengan konsep baru karena menyajikan dua pertandingan utama penuh aksi, yakni pertandingan Tim Merah melawan Tim Putih, dan Indonesian Stars melawan Foreign Stars.
Baca juga: Abraham sebut lawan Foreign Stars bagus mentalitas pemain lokal
Konsep bertema Brighter Future (masa depan yang cerah) itu benar-benar baru dan IBL yakin menjadi liga pertama yang menghadirkan format tersebut.
IBL All-Star musim ini juga disemarakan dengan three point contest, slam dunk contest, celebrity game, dan laga antarpemain legenda IBL.