Lombok Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat menyatakan keberadaan gedung baru Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di daerah itu dapat membawa peningkatan pelayanan dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
"Keberadaan kantor BPKB ini jelas akan membuat pelayanan makin meningkat," kata Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP A Rachman di Lombok Timur, Jumat.
Ia mengatakan jumlah BPKB yang dilayani sebulan mencapai dua ribu berkas, belum termasuk yang mutasi dari luar daerah.
"Kami memiliki kapasitas pelayanan dua ribu BPKB per bulan, belum lagi yang mutasi," katanya.
Baca juga: DPRD : Kenaikan Biaya STNK - BPKB Tidak Adil Buat Daerah
Dengan kantor baru seiring dengan peningkatan pemohon pembuatan BPKB itu, katanya, pelayanan akan dilakukan dengan maksimal karena pelayanan tak lagi menunggu lama, seperti sebelumnya.
Dengan adanya alat yang bagus, katanya, pelayanan BPKB di Kabupaten Lombok Timur menjadi lebih baik, bahkan jika pemohon membeludak.
"Tidak ada hambatan, kami jamin di bawah satu jam BPKB sudah terbit dan jadi," katanya.
Sebelumnya, pelayanan BPKB memakan waktu berminggu-minggu, namun sekarang sudah bisa "one day service" sesuai harapan masyarakat.
"PNBP yang didapat dari pembuatan BPKB yaitu Rp225 ribu untuk roda 2, dan Rp375 ribu untuk mobil. Cukup besar sumbangan dari PNBP untuk daerah," katanya.
Baca juga: Gubernur NTB : Kenaikan Biaya STNK-BPKB Memberatkan Masyarakat
Ia berharap, dapat terus mempercepat pelayanan sehingga cita-cita "one day service" dapat tercapai.
"Kami juga melayani kehilangan BPKB, akan dibantu asalkan tidak ada tindak pidana, kita bantu tuntaskan," katanya.
Anggaran proyek pembangunan gedung pelayanan BPKB Polres Lombok Timur tersebut mencapai Rp25,7 miliar yang dikerjakan pada 2025.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026