Rafif dan Nathania ikuti kamp pelatihan seluncur indah Asia

id Seluncur Indah,OCA-ISU-CAIC Asian Figure Skating Youth Camp 2025,FISI,Ice Skating,Rafif Putra ,Nathania Insyirah

Rafif dan Nathania ikuti kamp pelatihan seluncur indah Asia

Pelatih tim Indonesia Alberto Aguilar (kiri) bersama Rafif Putra (kanan) dan Nathania Insyirah (tengah) saat mengikuti OCA-ISU-CAIC Asian Figure Skating Youth Camp 2025 yang berlangsung di Harbin, China, pada 10-18 Agustus 2025. (ANTARA/HO-OCA)

Jakarta (ANTARA) - Atlet seluncur indah muda Indonesia, Rafif Putra dan Nathania Insyirah, mewakili Tanah Air pada OCA-ISU-CAIC Asian Figure Skating Youth Camp 2025 yang berlangsung di Harbin, China, pada 10-18 Agustus.

Rafif (16 tahun) dan Nathania (14) terpilih setelah meraih prestasi pada Kejuaraan Nasional di Jakarta, April lalu. Rafif keluar sebagai juara kategori putra junior, sementara Nathania menempati posisi kedua di nomor putri.

“Mereka sangat berbakat, dan prestasi di Kejurnas tahun ini membuat kami tidak ragu memilih mereka ketika mendapat undangan mengirimkan satu atlet putra dan satu putri,” kata pelatih tim Indonesia Alberto Aguilar dalam laman resmi Dewan Olimpiade Asia (OCA), Selasa.

Sebelumnya, kedua atlet tersebut juga telah tampil di ajang internasional Philippines Open di Manila awal tahun ini. Setelah menjalani kamp sembilan hari di Harbin, mereka dijadwalkan mengikuti Thailand Junior Grand Prix di Bangkok.

“Ini kesempatan bagus untuk belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujar Nathania.

Baca juga: FISI waspadai kekuatan Filipina dan Thailand di SEA Games

“Saya sangat bersemangat mengikuti kamp ini karena bisa berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara,” ujar Rafif menambahkan.

Rafif dan Nathania berlatih di Oasis Centre Arena Jakarta, satu-satunya gelanggang es berstandar Olimpiade di Indonesia.

Baca juga: Hasil Tim Indonesia pada Asian Winter Games 2025

Aguilar, yang pernah melatih atlet Olimpiade Filipina Michael Martinez, telah enam tahun menangani program seluncur indah di Indonesia yang dikelola swasta dengan 13 gelanggang di berbagai daerah.

“Kami beruntung memiliki program seperti ini, dan kamp ini bermanfaat bukan hanya bagi atlet, tetapi juga pelatih untuk belajar dari pakar internasional,” kata Aguilar.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.