
Wali Kota Mohan imbau masyarakat Mataram tak terprovokasi

Mataram (ANTARA) - Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengimbau masyarakat dapat memahami kondisi yang terjadi saat ini dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang kebenarannya belum dapat dipertanggungjawabkan.
"Pesan-pesan yang disampaikan secara masif di media sosial harus dicerna dan dipahami dengan baik," katanya di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin.
Hal tersebut disampaikan usai menggelar rapat koordinasi dengan pejabat, camat, dan lurah se-Kota Mataram di Aula Pendopo Wali Kota Mataram.
Baca juga: Anggota DPRD Lombok Tengah diminta bijak gunakan media sosial
Pesan-pesan keadaan yang mengacu terhadap upaya provokatif, katanya, bisa berdampak memicu masyarakat bertindak hal yang tidak baik.
Ia mengakui penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa melalui aksi unjuk rasa tidak menjadi soal sebab cara itu dipayungi undang-indang.
Dengan cara itu, mereka mengekspresikan hasil pengamatan terhadap situasi perkembangan dan dinamika politik yang terjadi.
Baca juga: Seorang pelaku penjarahan di gedung DPRD NTB diamankan polisi
Akan tetapi, cara-cara itu sebaiknya dilakukan dengan wajar, tidak anarkisme yang berujung pada perusakan fasilitas umum pemerintah.
Oleh karena itu, ruang aspirasi harus diberikan, agar tidak mencederai ide besar gagasan yang sudah terkonsep dengan baik.
"Yang pasti, jangan sampai ada manfaatkan situasi untuk agenda dan kepentingan sendiri yang bisa memberikan dampak terhadap situasi yang berkembang," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, kembali beraktivitas dengan normal, dan mempercayakan kepada pemerintah untuk melaksanakan apa yang perlu dikoreksi dalam sistem ketaatan negara.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing-masing, saling menghormati dan tidak mentoleransi anarkisme berlebihan yang bisa merugikan sesama anak bangsa.
Baca juga: Mencegah bara anarkisme di NTB
Baca juga: Laskar Sasak ingatkan demonstran tak mudah terprovokasi
Baca juga: Gubernur NTB ajak warga Mataram rawat kota dengan pembangunan nilai
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
