Rachmat Hidayat pimpin kembali PDIP NTB

id NTB,PDIP NTB,Konferda PDIP NTB,Ganjar Pranowo,Rachmat Hidayat

Rachmat Hidayat pimpin kembali PDIP NTB

Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus Anggota Komisi I DPR RI, H. Rachmat Hidayat. ANTARA/Nur Imansyah.

Mataram (ANTARA) - Anggota DPR RI, Rachmat Hidayat kembali dipercaya memimpin DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDIP NTB yang berlangsung di Kota Mataram, Senin.

Selain Rachmat Hidayat juga ditetapkan Hakam Ali Niazi sebagai Sekretaris dan Melly Zuraida selaku Bendahara DPD PDI Perjuangan NTB.

"Jadi, Pak Rachmat Hidayat ini, adalah barang antik partai. Loyalitas dan nilai perjuangan pada Ibu Megawati, enggak diragukan lagi. Figur kayak beliau (Rachmat) layak jika kembali memimpin partai ini dan membimbing kader partai di NTB," kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo pada Konferda dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-NTB.

Ganjar Pranowo mengajak seluruh kader partai di NTB untuk memperkuat nilai perjuangan dan integritas dalam menjalankan tugas politik serta pelayanan publik.

Baca juga: Ganjar ajak kader PDIP NTB introspeksi diri untuk target Pemilu 2029

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini, mengingatkan agar seluruh kader disiplin dalam berorganisasi dan saling menjaga solidaritas agar PDI-P menjadi partai politik yang semakin besar.

"Jadi, langkah menuju kemenangan Pemilu 2029 bukan hanya soal angka suara, tetapi soal keberpihakan nyata terhadap rakyat kecil. Di situ, nilai perjuangan dan integritas dalam menjalankan tugas politik serta pelayanan publik untuk menjaga konsolidasi harus dikedepankan," ujarnya.

Ia mengatakan semua kader untuk selalu mematuhi keputusan partai dan tidak terjebak pada kepentingan pribadi yang dapat melemahkan kekuatan kolektif partai.

Selain itu, ia meminta antar pengurus DPP, DPD, dan DPC, agar rutin berkoordinasi. Terlebih lagi di NTB, suara partai tidak terlalu signifikan. Karenanya, diperlukan sebuah terobosan dengan terus membersamai dan mencintai rakyat. Salah satunya, kader partai harus hadir mendengarkan suara rakyat hingga membantu mencarikan jalan keluarnya.

"Untuk tahun 2029, kita fokus menemani dan membela rakyat. Itulah perjuangan sejati PDI Perjuangan," katanya.

Baca juga: Kemenkum sahkan kepengurusan DPP PDIP Periode 2025-2030

Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat menyampaikan, akan memberdayakan kader-kader muda untuk masuk jajaran kepengurusan.

Anggota Komisi I DPR ini, menyebutkan, akan melatih mereka menjadi kader partai yang korektif, konstruktif, objektif, dan solutif dalam membangun daerah.

"Agar mereka ini menjadi kader sejati yang baik. Jadi jangan ditukar dan diinjak dengan uang, jangan barter dengan materi, tetapi barter-lah dengan kepentingan rakyat," tegas Rachmat.

Lebih lanjut, kata Rachmat, PDIP merupakan partai yang lahir dengan penderitaan rakyat. Sewajarnya, posisinya saat ini harus mampu membantu rakyat atau sebagai penyambung lidah rakyat.

"Ingat, yang harus dipertahankan adalah korektif, konstruktif, dan solutif," katanya.

Baca juga: PDIP jadi mitra strategis sekaligus sparring partner pemerintah
Baca juga: PDIP NTB sebut Megawati mampu menjadi ibu bagi generasi bangsa

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.