Mataram (ANTARA) - Sebanyak 137 gerai/pergudangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di targetkan di bangun di Nusa Tenggara Barat.
Staf Ahli Menteri Koperasi Ambar Pertiwiningrum mengatakan 137 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang di bangun di NTB ini diharapkan rampung pada Januari 2026.
"Nanti ini betul-betul dilaksanakan percepatan pembangunan. Karena target-nya 31 Januari 2026 sudah selesai," ujarnya di Mataram, Jumat.
Menurutnya di tahap pertama, pembangunan gerai ini direncanakan 20 ribu di seluruh Indonesia. Ada pun syarat untuk membangun gerai ini harus ada ketersediaan lahan.
"Harus ada tanah dulu dan tanah ini baru didata yang sudah siap, termasuk "clean and clear" dengan ukuran standar yang sudah ditetapkan. Untuk NTB sudah ada 41 yang sudah siap lahan-nya," kata Ambar.
Baca juga: TNI bantu bangun 14 gudang Koperasi Desa Merah Putih di NTB
Ambar mengatakan pembangunan gerai dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan melalui TNI.
"Nanti yang kerjakan ini TNI, tentunya bersama masyarakat," ujarnya.
Ia menyebutkan pembangunan fisik gerai didanai seluruhnya oleh pemerintah pusat. Anggaran setiap gerai bervariasi tergantung kondisi.
"Maksimal menurut pemerintah anggarannya Rp3 miliar," ucapnya.
Ambar menyampaikan keterlibatan TNI dalam pembangunan gerai untuk percepatan, mengingat pengalaman TNI dalam melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
"Keterlibatan TNI untuk percepatan dan pengamanan karena pengalaman TNI di TMMD," terang Ambar.
Baca juga: Sebanyak 1.166 pengurus Kopdes Merah Putih di NTB segera ikuti pendidikan
Lebih lanjut, Ambar mengatakan untuk dapat membangun gerai tersebut paling utama dipastikan terlebih dahulu ketersediaan lahan-nya, sehingga pemerintah tidak akan gegabah membangun sebelum ada kesiapan lahan.
"Totalnya ada 80 ribu di bangun se-Indonesia, sehingga pembangunan ini dilakukan bertahap," katanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Masyhuri mengatakan untuk NTB ada 50 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih model yang tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB.
"Masing-masing kabupaten/kota 5 koperasi yang menjadi model. Ini untuk model, kalau di bangun gerai itu tergantung lahan, mana yang siap tanahnya di bangunkan gerai," ujarnya.
Untuk pembangunan gerai koperasi, dalam persyaratan-nya harus memiliki bidang lahan seluas 10 are dengan luas bangunan 600 meter persegi. Sedangkan, Kopdes/Kelurahan yang sudah beroperasi di NTB sebanyak 308 meski baru 1 bidang usaha.
"Itu berdasarkan data SIM Kopdes/Kelurahan. Itu data dari mereka (koperasi) bukan dari kita (dinas)," katanya.
Baca juga: NTB gandeng Unram-UIN diklat pengurus Kopdes Merah Putih
Baca juga: Progres pendirian Kopdes Merah Putih di NTB capai 90 persen