Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan lapangan futsal di objek wisata Pantai Ampenan sebagai sarana pendukung sekaligus memberi ruang bagi pengunjung untuk berolahraga sambil menikmati suasana pantai.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Minggu, mengatakan, fasilitas futsal itu dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga sekaligus berwisata Pantai Ampenan atau eks Pelabuhan Ampenan.

"Pengelolaannya di bawah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Ampenan," katanya. 

Ia mengatakan, anggaran pembangunan lapangan futsal di Pantai  Ampenan berasal dari APBD Perubahan 2025, sekitar Rp100 juta.  

Penggunaan lapangan futsal di Pantai Ampenan akan dikenakan sewa oleh Pokdarwis, untuk kebutuhan perawatan juga lapangan, pembelian bola, dan kebutuhan lainnya. 

Lapangan futsal itu dibangun sesuai aspirasi masyarakat dan pengunjung. Pasalnya, banyak pengunjung yang bermain bola di kawasan eks Pelabuhan Ampenan sehingga pemerintah kota mengakomodasi dengan menyiapkan lapangan futsal. 

"Awalnya warga banyak bermain bola di sekitar amphiteater, setelah kami berdiskusi mereka meminta sarana olahraga berupa lapangan futsal," katanya.

Baca juga: Mataram konsep "car free night" hidupkan Kota Tua Ampenan

Cahya mengatakan, dengan adanya lapangan futsal, pengunjung di eks Pelabuhan Ampenan dipastikan semakin ramai sebab sebelumnya sudah dilengkapi beberapa fasilitas penunjang termasuk sentra kuliner.

Kendati demikian, lanjutnya, Dispar Kota Mataram masih berupaya untuk melengkapi sarana pendukung di eks Pelabuhan Ampenan tapi untuk tahun depan, belum ada penambahan sarana lagi. 

"Tahun depan masuk efisiensi, kemungkinan kegiatan kami lakukan  perawatan sarana yang ada," katanya. 

Baca juga: Destinasi Kota Tua dan Pantai Ampenan kian diminati wisatawan

Menurutnya, tingkat kunjungan wisatawan di Pantai Ampenan kini bisa mencapai 1.500-2.000 pada akhir pekan, sedangkan di luar akhir pekan sekitar 500-1.000 pengunjung.

Tingkat kunjungan itu dapat dilihat dari aktivitas kendaraan yang keluar masuk kawasan Pantai Ampenan, yang terus meningkat sejak dilakukan revitalisasi.

"Bahkan saat libur sekolah, Natal dan Tahun Baru, kunjungan kami prediksi meningkat hingga di atas 2.000," katanya.

Kondisi itu, sudah disiapkan konsep pengamanan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, dan Satgas Dispar Kota Mataram.

"Tujuannya, agar masyarakat bisa merasa aman dan nyaman selama berwisata saat libur Natal dan Tahun Baru 2026," katanya.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026