PalmCo memperkuat digital logistik terintegrasi tekan biaya operasional

id PalmCo, PTPN IV, digital, logistik, terintegrasi, biaya operasi

PalmCo memperkuat digital logistik terintegrasi tekan biaya operasional

Arsip - Petani Riau Himpun Donasi Bantu Korban Bencana Aceh (ANTARA/HO-PTPN IV Regional III)

Jakarta (ANTARA) - PTPN IV PalmCo memperkuat transformasi digital logistik terintegrasi melalui PalmGO dan PALMSTOCK guna memantau armada serta stok secara realtime, menekan biaya operasi, meningkatkan transparansi, akurasi data, dan keandalan rantai pasok komoditas secara berkelanjutan.

"PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan memperkenalkan dua sistem digital untuk mendukung pengelolaan logistik dan pergudangan, yakni PalmGO dan PALMSTOCK," kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan kedua sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta pengelolaan persediaan barang dalam satu platform berbasis data.

Ia menuturkan digitalisasi yang dilakukan PalmCo diarahkan pada integrasi sistem dan data, bukan sekadar menambah jumlah aplikasi. Menurutnya, tantangan utama transformasi digital adalah memastikan seluruh proses bisnis terhubung dalam satu ekosistem yang efisien dan mudah diawasi.

Ke depan, katanya, PalmCo tidak membutuhkan banyak aplikasi, tetapi membutuhkan sistem yang saling terintegrasi dan digunakan secara berkelanjutan.

"PalmGO dan PALMSTOCK kami arahkan menjadi fondasi pengelolaan logistik dan stok yang berbasis data, transparan, dan mengurangi praktik pencatatan ganda,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, integrasi data yang kuat akan mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada proses manual, khususnya di sektor logistik yang bergerak setiap waktu dan melibatkan banyak unit kerja.

Baca juga: PTPN IV PalmCo memulihkan trauma korban banjir lewat "Pondok Rangkul"

Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo menjelaskan kebutuhan digitalisasi logistik dan stok menjadi keniscayaan mengingat besarnya nilai yang dikelola perusahaan setiap hari.

Ia menyebutkan setiap hari PalmCo mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas menggunakan kurang lebih 900 unit truk. Jika diakumulasikan, kata Ugun, nilai barang yang bergerak mencapai sekitar Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun.

"Di sisi lain stok yang kami kelola di 248 gudang tersebar di berbagai wilayah juga bernilai sangat besar,” jelas Ugun.

Menurutnya, tanpa sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan persediaan akan sangat bergantung pada proses manual dan berisiko menimbulkan inefisiensi, penyusutan, hingga lemahnya akuntabilitas.

Baca juga: PalmCo mendukung pemerintah percepat pemulihan di Madina-Aceh Tamiang

“Melalui PalmGO dan PALMSTOCK, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, monitoring, evaluasi, hingga penyusunan proyeksi dapat dilakukan secara realtime dan lebih akurat. Ini penting untuk menekan potensi kehilangan, mengurangi susut, sekaligus memperkuat tata kelola berbasis data,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo Suhendri menekankan PalmGO dan PALMSTOCK tidak hanya berfungsi sebagai sistem teknologi, tetapi juga menjadi instrumen perubahan cara kerja dan budaya operasional di seluruh lini perusahaan.

Suhendri menuturkan PalmGO dirancang untuk mengelola dan mengoptimalkan seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara realtime.

"Sementara PALMSTOCK memastikan pengelolaan persediaan barang dan gudang berjalan terintegrasi, akurat, dan terhubung dengan sistem SAP,” ujar Suhendri.

Ia menambahkan, kedua sistem itu mendorong peralihan dari proses manual yang terfragmentasi menuju pola kerja yang terintegrasi dan berbasis data, hingga ke level operasional paling bawah.

Pihaknya ingin memastikan tidak ada lagi penumpukan stok yang tidak perlu, kekurangan material yang menghambat operasional, maupun pencatatan berulang.

"PalmGO dan PALMSTOCK membantu menciptakan efisiensi biaya, meningkatkan transparansi, dan memperkuat daya saing perusahaan,” jelasnya.

PalmCo menargetkan implementasi PalmGO dan PALMSTOCK mampu menekan biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet.

Digitalisasi itu menjadi bagian dari langkah strategis PalmCo dalam membangun operasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan industri ke depan.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.