Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menjamin layanan kesehatan di 11 puskesmas di wilayah setempat tetap berjalan optimal selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Selasa, mengatakan, meski terdapat penyesuaian jam kerja, standar operasional prosedur (SOP) pelayanan kesehatan di puskesmas tetap berjalan seperti hari biasa.
"Kami pastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak akan berkurang selama Ramadhan," katanya.
Selama Ramadhan layanan kesehatan pada 11 puskesmas hanya dilakukan penyesuaian jam masuk yang ditetapkan Wali Kota Mataram bagi unit kerja dengan enam hari kerja seperti puskesmas, jam kerja Senin hingga Kamis pukul 08.00–14.00 Wita, Jumat pukul 08.00–11.00 Wita, dan Sabtu pukul 08.00–13.30 Wita.
Sedangkan unit kerja dengan lima hari kerja, pada hari Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00–15.45 Wita dengan waktu istirahat pukul 12.00–12.30 Wita, sedangkan Jumat pukul 08.00–11.30 Wita, sehingga selama Ramadhan jam kerja ASN akan dikurangi dari 37,5 jam per minggu menjadi 32,5 jam.
Baca juga: Mataram perkuat layanan anak, Klinik level 3 siap tangani kasus kompleks
Selama Ramadhan, sambung Emirald, juga tidak ada pengurangan jenis layanan maupun kualitas penanganan medis. Semua poliklinik di puskesmas termasuk poliklinik gigi tetap buka.
"Prinsipnya, pelayanan kami meskipun puasa jangan sampai mengurangi kualitas," katanya.
Dikatakan, untuk layanan selama Ramadhan tidak ada persiapan khusus yang signifikan selain penyesuaian jam masuk dan pulang.
Pihaknya mengatakan perubahan jadwal itu menjadi hal rutin tahunan yang sudah dipahami oleh seluruh staf dan dengan adanya kepastian itu, masyarakat Kota Mataram diharapkan tetap dapat mengakses fasilitas kesehatan dengan nyaman sesuai dengan jam operasional yang telah ditentukan tersebut.
Baca juga: Mataram perkuat layanan anak, Klinik level 3 siap tangani kasus kompleks
Hanya saja, untuk memberikan layanan maksimal jajaran puskesmas diminta melakukan kesiapan teknis, dan para petugas medis juga diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima saat melayani pasien dalam keadaan berpuasa.
"Para petugas harus tetap menjaga fisik dan mental agar prima saat melayani pasien dalam keadaan berpuasa," katanya lagi.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Sumbawa Barat perkuat kesehatan masyarakat
Baca juga: RS Ruslan Mataram petakan petugas layanan IGD selama libur Lebaran 2025
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026