Mataram (ANTARA) - Shalat witir merupakan shalat sunnah yang biasa dilakukan setelah shalat tarawih, khususnya di bulan Ramadhan. Secara bahasa, witir berarti ganjil, karena shalat ini dilaksanakan dalam jumlah rakaat ganjil sesuai kemampuan, seperti satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, atau sebelas rakaat. Shalat witir berfungsi sebagai penutup shalat sehari-hari, meski dapat dikerjakan pada awal, tengah, atau akhir malam.

Shalat witir tidak dianjurkan berjamaah, kecuali saat Ramadhan. Biasanya umat muslim menyambung shalat tarawih 20 rakaat dengan witir 3 rakaat, sehingga total menjadi 23 rakaat.

Baca juga: Bacaan niat dan doa sholat tarawih jadi imam dan makmum

Menurut tulisan NU Online berjudul “Ini Susunan Wirid setelah Shalat Witir” (Rabu, 22 Maret 2023), wirid yang dibaca setelah shalat witir di antaranya:

Bacaan awal:

1. Asyhadu an l ilha illallh, Astaghfirullh (dibaca tiga kali)
2. Subhnal malikil qudds (tiga kali)
3. Allhumma innaka ‘afuwwun karmun tuhibbul ‘afwa, fa‘fu ‘ann (tiga kali)
4. Doa penutup yang memohon iman yang langgeng, hati khusyu, ilmu yang bermanfaat, amal saleh, agama yang lurus, kebaikan banyak, ampunan, kesehatan, kesyukuran, dan penerimaan ibadah, serta keselamatan Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.

Selanjutnya, dianjurkan membaca surat Al-Fatihah, doa pendek penutup, dan niat puasa Ramadhan.

Shalat witir dan wiridnya menjadi amalan penting bagi umat muslim untuk menutup ibadah malam dengan doa dan dzikir yang lengkap, serta mempersiapkan diri menyambut ibadah puasa Ramadhan.
 



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026