Dompu (ANTARA) - Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menyebut Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai “jenderal lapangan” karena perannya sebagai garda terdepan TNI Angkatan Darat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa.

"Peran Babinsa sangat luar biasa dalam menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Karena dedikasi dan tanggung jawab yang besar di wilayah binaannya masing-masing, maka Babinsa layak kita sebut sebagai jenderal lapangan," kata Sjasul Arief saat kegiatan Safari Ramadhan di Makodim 1614/Dompu, Nusa Tenggara Barat, Rabu.

Menurut dia, Babinsa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di tingkat desa dan kelurahan.

Selain menjalankan tugas di bidang pertahanan, Babinsa juga berperan aktif mengawal berbagai program pemerintah agar berjalan tepat sasaran, termasuk program pembangunan desa dan ketahanan pangan.

Baca juga: Safari Ramadhan di Dompu, Danrem 162/WB dorong sinergi TNI dan pemda

Ia menjelaskan, Babinsa turut terlibat dalam pengawasan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKPM), program Makan Bergizi Gratis (MBG), distribusi pupuk, pendampingan teknik tanam bagi petani, hingga mendorong berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Dalam sejumlah kondisi, kata dia, Babinsa juga menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur desa serta membantu penanggulangan bencana alam secara cepat dan responsif.

Karena itu, Danrem meminta para Babinsa terus menjaga kedekatan dengan masyarakat serta menjadi solusi atas berbagai persoalan yang muncul di wilayah binaan.

Baca juga: Danrem minta semua elemen tahan diri pascapembakaran gedung DPRD NTB

Pada kesempatan tersebut, Sjasul Arief juga mengajak seluruh prajurit memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, kedisiplinan, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara.

"Puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan landasan untuk membentuk prajurit yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan nilai kesabaran, kedisiplinan, dan pengendalian diri selama menjalankan ibadah puasa hendaknya tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, meningkatkan loyalitas, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," pungkasnya.

Diketahui, kedatangan Danrem bersama rombongan disambut Bupati Dompu Bambang Firdaus, Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat.

Baca juga: Danrem harap hasil TMMD di Sumbawa Barat bermanfaat untuk masyarakat



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026