Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memberikan jaminan seluruh layanan kesehatan di tingkat puskesmas siaga 24 jam selama libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Senin, mengatakan, sebanyak 11 puskesmas di Kota Mataram telah menyusun jadwal petugas agar pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan. 

"Kondisi ini sudah dihadapi petugas setiap tahun, InsyaAllah, petugas sudah tahu dan siap siaga 24 jam melayani masyarakat," katanya.

Namun demikian, katanya, layanan siaga 24 di puskesmas dibuka khusus untuk Unit Gawat Darurat (IGD) untuk mengantisipasi kejadian gawat darurat, sedangkan layanan poliklinik tetap tutup.

Baca juga: Wali Kota Mataram lepas 250 peserta program mudik gratis

Guna mengoptimalkan layanan, koordinasi antar puskesmas dilakukan dengan membentuk grup koordinasi khusus antar manajer puskesmas guna mempermudah komunikasi dan rujukan jika diperlukan.

"Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan selama libur dan cuti bersama, jangan ragu datang ke puskesmas. Petugas kami siap memberikan layanan maksimal," katanya.

Sementara, menyinggung tentang stok obat-obatan dan vaksin, Emirald juga memastikan  dalam kondisi aman dan tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan selama masa libur.

Baca juga: Nyepi dan Lebaran beririsan, Takbiran di Mataram dibatasi

Selain itu, Dinkes juga menyiagakan tim gerak cepat (TGC) untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat faktor cuaca atau kelelahan terhadap peningkatan aktivitas masyarakat baik sebelum maupun setelah Idul Fitri.

Para kepala puskesmas berkomitmen untuk siaga memberikan layanan 24 di masing-masing puskesmas, dan siap turunkan petugas apabila dibutuhkan.

Karena itu, peran aparat lingkungan, kelurahan, dan kecamatan sangat penting untuk menginformasikan ke Dinas Kesehatan ketika ada warganya membutuhkan layanan kesehatan langsung ke lokasi.

"Kami berharap, masyarakat juga bisa aktif melakukan pemeriksaan kesehatan ketika mengalami gangguan kesehatan," katanya.

Baca juga: Musim sedekah yang menguji kota

Baca juga: Tajuk ANTARA NTB - Musim jalanan Mataram: Antara sedekah dan dilema

Baca juga: Jelang Lebaran, Pengawasan anak jalanan dan pengemis di Mataram diperketat



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026