Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melepas keberangkatan 250 orang yang ikut program mudik gratis dengan tujuan Pulau Sumbawa.
Kegiatan itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana didampingi jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), Kepala Dinas Perhubungan (Dushub) Kota Mataram Zulkarwain, dan pejabat lingkup Pemerintah Kota Mataram di halaman Kantor Wali Kota Mataram di Mataram, Senin.
Wali Kota Mataram sebelum melepas pemudik mengatakan, kegiatan mudik gratis ini merupakan tahun kedua yang dilaksanakan Pemerintah Kota Mataram untuk memfasilitasi kebutuhan warga yang mudik ke Pulau Sumbawa yakni ke Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.
Baca juga: Mudik tenang, Polisi NTB sediakan titipan kendaraan gratis
Jumlah armada yang disiapkan Pemerintah Kota Mataram sebanyak enam unit, dua di antaranya merupakan bantuan dari Bank NTB Syariah dengan kapasitas masing-masing bus sebanyak 40 orang.
Kepada pemudik, wali kota berpesan untuk dapat memanfaatkan waktu mudik berkumpul bersama keluarga. Selain itu, mengajak pemudik untuk merawat bersama Kota Mataram yang ditinggali saat ini, karena pada akhirnya nanti mereka akan kembali lagi ke Kota Mataram setelah lebaran usai.
"Ini momentum yang baik untuk kami menyampaikan harapan ayo kita sama-sama tinggal di Mataram dengan sama-sama merawat agar masa depan bisa kita wujudkan bersama," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Zulkarwin dalam kesempatan yang sama mengatakan, program mudik gratis sebagai bentuk kehadiran Pemerintah Kota Mataram bagi warga perantau yang tinggal di Mataram baik karena bekerja maupun menuntut ilmu.
"Kami menyediakan fasilitas mudik yang hemat, aman dan mengurangi kepadatan mudik di wilayah NTB," katanya.
Baca juga: Mudik gratis, 400 warga diberangkatkan dari Mataram ke Sumbawa hingga Bima
Bahkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pemudik, Dishub Mataram memberikan fasilitas bus lengkap dengan toilet, makanan untuk buka puasa dan sahur, serta asuransi jiwa dan rumah yang ditinggalkan selama 14 hari.
Kelebihan masyarakat yang ikut mudik gratis tahun ini adalah mendapatkan asuransi jiwa dan rumah yang mereka tinggalkan mudik selama 14 hari dari PT Jasa Raharja Putra.
"Ketika ada kondisi yang tidak dinginkan terhadap pemudik atau rumah pemudik yang ditinggal, asuransi bisa di klaim," katanya.
Fauziah salah satu pemudik mengaku menyambut baik kegiatan mudik gratis yang diadakan Pemerintah Kota Mataram, karena melalui program itu dirinya perlu mengeluarkan biaya saat mudik. Apalagi tiket bus menjelang Lebaran naik signifikan.
"Selain itu, kami juga dapat fasilitas makanan untuk berbuka puasa dan sahur bahkan hingga dapat asuransi jiwa dan rumah," kata Fauzian yang baru pertama ikut program mudik gratis dengan tujuan Kabupaten Bima.
Baca juga: NTB siapkan 400 kuota mudik gratis Lebaran 2026
Baca juga: Antusiasme tinggi! pendaftaran mudik gratis di Mataram langsung penuh
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026