Washington (ANTARA) - Direktur program Golden Dome for America Jenderal Michael Guetlein menilai Amerika Serikat belum memiliki perlindungan yang memadai terhadap serangan rudal dan perlu segera memperkuat kemampuan pertahanannya.
“Kita memiliki ‘Golden Dome’ karena negara ini relatif belum terlindungi. Kita harus segera mengubah kondisi tersebut. Perkembangan global menunjukkan betapa berbahayanya situasi saat ini,” ujar Guetlein dalam konferensi yang diselenggarakan McAleese and Associates, Selasa.
Pada Mei 2025, Presiden AS Donald Trump meluncurkan proyek Golden Dome yang diperkirakan menelan biaya hampir 175 miliar dolar AS. Sistem pertahanan berlapis tersebut akan mengintegrasikan teknologi darat, laut, dan luar angkasa guna melindungi wilayah AS dari ancaman rudal.
Baca juga: Israel akan kirim AL mendukung Amerika untuk buka Selat Hormuz
Baca juga: Iran tuntut AS bayar ganti rugi dan tarik pasukan dari Teluk Persia
Uji coba besar pertama dari sistem tersebut dilaporkan dijadwalkan berlangsung pada akhir 2028.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan bahwa proyek pembangunan sistem pertahanan rudal global Golden Dome oleh Amerika Serikat dapat menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas strategis.
Sumber: Sputnik
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026