Mataram (ANTARA) - Warga di sejumlah wilayah di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) tumpah ruah menyaksikan pawai malam takbiran dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah pada Jumat malam.
Dari pantauan ANTARA NTB di sejumlah jalan utama yang dilalui peserta pawai di Kota Mataram, seperti di Kecamatan Sekarbela, Ampenan, Mataram, dan Cakranegara dipenuhi masyarakat yang menonton jalannya pawai malam takbiran.
Selain Kota Mataram, Jalan Bypass Kecamatan Labuapi dan jalan raya Gerung di Kabupaten Lombok Barat juga disesaki masyarakat yang tumpah ruah turun ke jalan untuk menonton pawai malam takbiran.
Akibat ramainya warga yang turun ke jalan-jalan utama yang dilalui peserta pawai malam takbiran baik di Kota Mataram dan Lombok Barat menyebabkan arus lalu lintas menjadi padat merayap sehingga kemacetan di sejumlah lokasi menjadi tidak terhindarkan.
Baca juga: Langit Praya Bersinar! Ribuan remaja masjid semarakkan pawai lampion Idul Fitri
Jalannya pawai takbiran dengan menampilkan banyak miniatur masjid serta lampu lampion bertuliskan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW ini juga dijaga personil kepolisian, TNI, pemda, dan dibantu warga setempat.
Sejumlah warga yang dikonfirmasi mengaku antusias dan gembira menyaksikan pawai malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Alhamdulillah, masih diberikan kesehatan dan dipertemukan lagi pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah," ujarnya saat menyaksikan pawai takbiran di Jalan Gajah Mada Jempong Kota Mataram.
Baca juga: Takbiran dijaga ketat, 665 aparat turun di Lombok Tengah
Sementara warga lainnya yang juga ditemui pada pawai takbiran, Ibu Leni mengaku bersyukur dengan adanya pawai takbiran. Bahkan, setiap desa di Kabupaten Lombok Barat melaksanakan pawai takbiran sehingga semakin menambah semarak perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah itu.
"Ya, setiap desa kita lihat tadi masing-masing melaksanakan pawai takbiran sehingga semakin menambah kemeriahan malam Idul Fitri," ujar Ibu Leni yang ditemani keluarganya.
Polda NTB menerjunkan sebanyak 973 personel gabungan untuk menjaga pawai malam takbiran menyambut 1 Syawal 1447 Hijriah. Personel itu, terdiri dari Polri termasuk BKO Polda NTB dan Brimob, Personel TNI, Dishub, Pol-PP, Dinkes, Damkar serta kelompok masyarakat yang turut serta membantu di masing-masing wilayah kecamatan.
"Pelibatan personel gabungan ini merupakan wujud sinergitas yang selama ini terjalin baik antara Polri, TNI, dan Pemerintah dalam menjaga keamanan masyarakat," kata Karoops Polda NTB Kombes Pol Erwin Rachmat.
Pawai takbiran tahun ini dilaksanakan secara terpusat di masing-masing kecamatan, seperti Kota Mataram, yakni kecamatan Ampenan, Sekarbela, Mataram, Selaparang, Cakranegara, dan Sandubaya. Untuk itu, personel pengamanan ditempatkan di tiap wilayah guna memastikan kegiatan berjalan tertib.
Ia juga memastikan bahwa Polri melalui jajaran Polsek telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kecamatan masing-masing sebagai panitia pelaksana di tingkat wilayah kecamatan.
"Dengan sistem ini, pengamanan dapat lebih optimal karena disesuaikan dengan kondisi di masing-masing kecamatan," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026