Lombok Tengah (ANTARA) - Ribuan remaja masjid ikut meramaikan pawai lampion malam lembaran atau Idul Fitri 1447 hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Praya, Jumat (20/3) malam.

"Peserta pawai lampion takbiran malam lebaran ini diikuti 34 kelompok remaja masjid dari desa dan kelurahan di Kecamatan Praya dan beberapa remaja masjid dari desa di kecamatan lainnya di Lombok Tengah," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah Lalu Herdan di Lombok Tengah, Jumat.

Ia mengatakan rute lomba gema takbir Idul Fitri dan pawai lampion lebaran 2026 mulai dari pendopo Bupati Lombok Tengah menuju jalan simpang empat Masjid Agung dan finis di depan pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah.

"Start di depan pendopo Bupati menuju finis di depan pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah," katanya.

Baca juga: Pawai lampion takbiran, Lalu lintas Praya Lombok Tengah dialihkan

Ia mengatakan jalan depan pendopo wakil Bupati Lombok Tengah ini ditetapkan menjadi lokasi kegiatan rutin seperti pawai, karena dinilai jalur ini cukup strategis.

Oleh karena itu, jalan protokol Gajah Mada tidak lagi digunakan untuk kegiatan pawai, karena akses tersebut merupakan jalur menuju Bandara dan hal itu menjadi keluhan masyarakat

"Jalan jalur dua itu terlalu ramai, sehingga untuk kegiatan besar ke depan dialihkan di jalan depan Pendopo Wakil Bupati hingga pendopo Bupati Lombok Tengah," katanya.

Baca juga: Takbiran dijaga ketat, 665 aparat turun di Lombok Tengah

Pawai takbiran menjadi bagian tak terpisahkan dari malam menjelang Idul Fitri. Ribuan warga, terutama para remaja yang merupakan generasi penerus bangsa bersemangat mengikuti pawai keliling dengan membawa lampu lampion, bedug, miniatur masjid yang menghiasi jalanan di Lombok Tengah.

Pawai takbiran ini menjadi simbol kemenangan setelah menjalani ibadah puasa ramadhan selama sebulan penuh dan untuk meningkatkan silaturahmi.

Selain di kabupaten, kegiatan pawai lampion juga digelar di beberapa desa di Lombok Tengah yang tersebar di 12 kecamatan.

Baca juga: Sebanyak 620 personel gabungan amankan pawai takbiran di Lombok Tengah

Pantauan wartawan, arus lalulintas di sejumlah ruas jalan di Lombok Tengah terlihat macet, karena kegiatan pawai lampion takbiran malam lebaran. Kegiatan tersebut tetap mendapatkan pengamanan dari personel gabungan TNI-Polri yang dilibatkan dalam operasi pengamanan operasi Rinjani lebaran 2026.

Warga terlihat berjejer di pinggir jalan untuk menyaksikan kemeriahan pawai lampion tersebut, mereka tidak lupa mengabadikan kegiatan tersebut menggunakan handphone untuk mengambil foto maupun video dan dijadikan status di media sosial.

Selain itu, letusan kembang api menghiasi malam takbiran di sepanjang jalan di Lombok Tengah. Gema takbir terus terdengar baik dari para peserta maupun dari jamaah masjid di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

 



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026