Lombok Tengah (ANTARA) - Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan pengalihan arus lalu lintas di Kota Praya dalam rangka mendukung kelancaran pawai lampion takbiran lebaran atau Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat.

"Pengalihan arus lalulintas itu dimulai pukul 19.00 WITA hingga pukul 23.00 WITA," kata Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi di Lombok Tengah, Jumat.

Ia mengatakan arus lalulintas yang dialihkan tersebut dari simpang empat Toyang, Simpang empat eks Kantor Samsat Praya dan Simpang empat Kantor KPU Lombok Tengah.

Sedangkan untuk rute pawai lampion takbiran lebaran 2026 itu mulai dari pendopo Bupati Lombok Tengah yang menjadi lokasi pelepasan atau start peserta pawai.

Selanjutnya, menuju simpang empat tiga dara, Alun-Alun Praya hingga simpang empat Masjid Agung yang menjadi lokasi finis kegiatan atau panggung kehormatan.

"Arus lalu lintas yang ditutup sementara untuk kendaraan itu, rute pawai lampion takbiran malam lebaran," katanya.

Baca juga: Takbiran dijaga ketat, 665 aparat turun di Lombok Tengah

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di Kota Praya bisa menggunakan jalur alternatif seperti jalan Gajah Mada jalur dua Praya dan beberapa ruas jalan lainnya.

"Bagi warga yang akan melewati rute pawai lampion, bisa melalui jalur jalan lain," katanya.

Polres Lombok Tengah melibatkan 665 personel gabungan dalam rangka pengamanan malam takbiran lembaran atau Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah.

"Personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan perayaan malam takbiran di Lombok Tengah," kata Lalu Brata.

Selain itu, pengamanan liburan lebaran di 154 desa di 12 kecamatan tersebut melibatkan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan keterlibatan masyarakat serta memaksimalkan personel di Polsek jajaran.

"Personel dilibatkan 665 orang," katanya.

Baca juga: Sebanyak 620 personel gabungan amankan pawai takbiran di Lombok Tengah

Ia mengatakan keterlibatan masyarakat diharapkan atau badan keamanan desa (BKD) di masing-masing wilayah diharapkan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman, sehingga masyarakat merayakan lebaran dengan nyaman.

"Kami harapkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di Lombok Tengah," katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyambut malam takbiran dengan takbir dan doa di Masjid masing-masing. Selain itu, warga dilarang mengkonsumsi minuman keras maupun narkoba yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Dilarang melakukan balap liar, konvoi dan menggunakan knalpot brong," katanya

Baca juga: Warga Lombok Tengah pawai takbiran keliling sambut Idul Fitri
Baca juga: Lomba takbiran di Lombok Tengah dipusatkan di masing-masing kecamatan



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026