Lombok Tengah (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan posko kebencanaan selama libur Lebaran atau Idul Fitri 1447 Hijriah guna mengurangi dampak bencana alam.

"Kami menyiapkan posko dalam rangka mitigasi dampak bencana alam," kata Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada masa libur Lebaran ini masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem hujan yang disertai angin kencang.

"Cuaca ekstrem diprediksi masih terjadi hingga April 2026," katanya.

Baca juga: BMKG: Mudik Lebaran di NTB berpotensi diguyur hujan

Petugas dari BPBD Lombok Tengah tetap disiagakan di posko, dan karena keterbatasan jumlah tidak disebar ke tempat wisata.

"Petugas tetap siaga, begitu ada laporan kejadian langsung turun melakukan penanganan," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pada libur Lebaran atau ke tempat wisata untuk tetap berhati-hati ketika terjadi hujan yang disertai angin.

"Kami imbau masyarakat tetap waspada jika terjadi hujan," katanya.

Baca juga: Lebaran di tengah isyarat alam

Ia mengatakan status siaga bencana di Lombok Tengah masih berlaku karena hujan masih berpotensi terjadi.

"Status siaga bencana masih berlaku," katanya.

Adapun destinasi wisata di Lombok Tengah yang biasa dikunjungi warga pada liburan Lebaran di antaranya Pantai Tanjung Aan, Pantai Kuta, Pantai Mawun, Pantai Selong Belanak, dan Pantai Torok Aik Belek.

Selain itu, wisata alam yang dikunjungi masyarakat di antaranya air terjun Benang Kelambu, Benang Stokel, Kolam Renang Aik Bukak, serta kolam renang lainnya di beberapa kecamatan di Lombok Tengah.

Baca juga: Tajuk ANTARA NTB - Ketika alam menguji Lebaran di NTB



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026