Lombok Barat (ANTARA) - Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengatakan perayaan budaya Lebaran Topat menjadi momentum strategis mendongkrak citra jenama kawasan wisata Senggigi sebagai destinasi unggulan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pemindahan lokasi perayaan ke kawasan Senggigi menjadi strategi menghadirkan suasana baru yang lebih representatif," ujar dia di Lombok Barat, Sabtu.

Zaini menjelaskan pemindahan lokasi perayaan dari Pantai Duduk Batu Layar ke fasilitas publik amphitheater Pasar Seni Senggigi merupakan strategi menghadirkan wajah baru penyelenggaraan budaya yang lebih representatif sekaligus memperkuat citra kawasan tersebut di mata wisatawan.

Menurut dia, Lebaran Topat atau juga dikenal sebagai Lebaran Ketupat punya potensi besar sebagai daya ungkit sektor pariwisata daerah dan bukan hanya sekadar tradisi tahunan penduduk Suku Sasak yang mendiami Pulau Lombok.

"Setiap kegiatan budaya harus memiliki tiga dimensi utama, yakni menjadi daya tarik wisata, meningkatkan jumlah kunjungan, serta berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah," kata Zaini.

Baca juga: Lebaran Topat detak budaya Mataram

Lebih lanjut ia menyampaikan penguatan citra kawasan wisata harus berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Pemerintah Lombok Barat menghadirkan berbagai atraksi budaya dalam penyelenggaraan Lebaran Topat 2026, termasuk parade kreatif yang melibatkan pelaku industri pariwisata seperti hotel dan resort di kawasan Senggigi.

"Langkah itu merupakan bagian dari upaya menjadikan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah," kata Zaini.

Lebaran Topat diperingati setiap tanggal 8 Syawal atau sepekan hari usai Lebaran. Tradisi itu ditandai dengan ziarah ke makam para ulama, doa bersama, hingga kebersamaan masyarakat yang memadati kawasan pantai.

Baca juga: Jelang Lebaran Topat, Polisi bersihkan Pantai Loang Baloq Mataram

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas keberhasilan melaksanakan perayaan Lebaran Topat yang mampu menyedot antusiasme masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.

Ia menegaskan meski perayaan Lebaran Topat terus mengalami evolusi dari sisi kemasan dan penyelenggaraan, namun prosesi serta nilai-nilai filosofis yang terkandung harus selalu terjaga.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026