Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) siap memasok listrik dengan kapasitas sebesar 511 megavolt ampere (MVA) untuk proyek data center atau pusat data global PT Digitalland Service One (DayOne) di kawasan industri Kabil Industrial Estate, Batam, Kepulauan Riau.
“Listrik merupakan penggerak utama ekonomi. Dengan infrastruktur kelistrikan yang kuat dan andal tidak hanya menjaga keberlangsungan aktivitas industri, tetapi juga menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi serta membuka lebih banyak lapangan kerja,” tutur Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin.
Darmawan menyampaikan penyediaan listrik yang andal dan terjangkau merupakan fondasi penting dalam mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan industri.
Langkah ini tidak hanya menghadirkan pasokan energi, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Komitmen tersebut tercermin melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas terbesar untuk data center di Indonesia hingga saat ini, yakni 511 megavolt ampere (MVA).
Sejalan dengan itu, Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo menyatakan bahwa sistem kelistrikan PLN Batam siap melayani pelanggan skala besar seperti DayOne. Kesiapan ini didukung oleh kecukupan pasokan, keandalan sistem, serta kualitas layanan yang terjaga.
Baca juga: Dorong kemandirian UMKM, PLN NTB perkuat pemberdayaan perempuan Desa Medana
“Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Batam. Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan kualitas layanan kelistrikan guna mendukung kebutuhan industri secara berkelanjutan,” kata Kwin Fo.
Chief Executive Officer (CEO) DayOne Jamie Khoo menyatakan ekspansi perusahaan di wilayah Batam merupakan bagian dari strategi untuk memperluas kapasitas dan membangun platform infrastruktur digital regional di Asia.
Baca juga: Jakarta Popsivo mengalahkan Jakarta Electric PLN
“Ekspansi ini menjadi tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terdepan di Asia. Pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan di Batam, mulai dari (kawasan industri) Nongsa hingga (kawasan industri) Kabil, mencerminkan semakin strategisnya peran Batam dalam ekosistem regional perusahaan,” kata Jamie.
Ia menjelaskan bahwa hal ini juga menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk pengembangan model Singapura, Johor, dan Riau (SIJORI) sebagai platform pusat data lintas negara yang terintegrasi di kawasan Asia Tenggara.
“Seiring dengan perluasan pengembangan di Batam, kami terus meningkatkan kapasitas untuk menghadirkan layanan data center berskala besar dan berkinerja tinggi guna menjawab kebutuhan cloud dan komputasi canggih yang terus tumbuh di Asia Pasifik,” kata Jamie.
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026