Lombok Timur, NTB (ANTARA) - Dandim 1615 Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Letkol Inf Eky Anderson mengatakan program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-128 di Kecamatan Suralaga, mendukung program swasembada pangan yang menjadi fokus utama pemerintah pusat.

"Program TMMD ini dititikberatkan pada swasembada pangan dan pembangunan fisik infrastruktur umum lainnya," kata Eky di Lombok Timur, NTB, Kamis.

Ia mengatakan selain pembangunan talud saluran irigasi sepanjang 1.130 meter, kegiatan fisik lainnya meliputi pembangunan sumur bor, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), rabat beton, serta MCK.

"Pembangunan jaringan irigasi bertujuan mendukung program pemerintah pusat dalam swasembada pangan," katanya.

Ia juga menyebutkan pembangunan rabat beton sepanjang 60 meter sebagai upaya mempermudah masyarakat mengangkut hasil pertanian, sehingga bisa mengurangi biaya produksi para petani.

Baca juga: TMMD di Lombok Timur fokus pada pemberdayaan masyarakat

"Awalnya, jalan tani tidak bisa dilewati kendaraan roda empat untuk mengangkut hasil panen. Tapi, setelah dikerjakan nantinya dapat membantu petani mengangkut gabah nya," katanya.

Pengerjaan talud irigasi dan rabat beton tersebut, tambahnya, merupakan upaya mendukung program swasembada pangan.

Kegiatan ini merupakan program bersama dengan Pemda Lombok Timur berdasarkan kesepakatan dengan TNI.

Kegiatan fisik lain yang ditangani program TMMD ini meliputi pembangunan 4 unit sumur bor, rehab 2 unit RTLH, pembangunan 1 unit tower air, dan 1 unit MCK, serta penanaman 1.000 pohon telah dilaksanakan di wilayah Desa Wisata Sembalun.

Baca juga: Pembangunan program TMMD Lombok Tengah rampung

Adapun sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi rekrutmen TNI, penyuluhan bahaya narkoba, sosialisasi hidup sehat, KB, dan lainnya.

"Dengan program TMMD ini, kami meyakini produksi hasil pertanian masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan akan meningkat," katanya.

Kegiatan TMMD yang dilaksanakan Kodim 1625 berkolaborasi dengan Pemkab Lombok Timur tersebut berlangsung hingga 21 Mei 2026.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026