Moskow (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan tidak ada risiko penularan luas Hantavirus dan tidak diperlukan pembatasan perjalanan.
“Infeksi Hantavirus umumnya terkait paparan lingkungan, seperti kontak dengan urine atau feses hewan pengerat yang terinfeksi. Meski dalam beberapa kasus bisa parah, virus ini tidak mudah menular antarmanusia," Kepala kantor WHO Eropa, Hans Kluge, menyampaikan hal itu pada Senin, lewat platform X.
Baca juga: Trump tarik AS dari WHO, tuduh salah urus pandemi
Baca juga: Srikandi PLN Goes to School kenalkan dunia kerja dan kesehatan mental
"Risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Tidak ada alasan untuk panik atau melakukan pembatasan perjalanan."
Sebelumnya, media melaporkan tiga orang meninggal dalam dugaan wabah Hantavirus di kapal MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026