Jakarta (ANTARA) - Petenis Jerman Alexander Zverev mengatasi serangkaian serangan dari rekan senegaranya Daniel Altmaier di Roma, di mana unggulan kedua itu memulai Internazionali BNL d’Italia 2026 dengan kemenangan, Jumat.

Setelah penundaan hujan lebih dari 90 menit, Zverev berjuang untuk meraih kemenangan 7-5, 6-3 untuk memulai upayanya meraih gelar ketiga pada ajang ATP Masters 1000 Roma ini.

"Ini adalah pertandingan yang sulit bagi saya secara fisik. Saya merasa kurang sehat," kata Zverev setelah meningkatkan catatan pertemuan mereka menjadi 4-1, dikutip dari ATP.

Zverev, juara di Roma pada 2017 dan 2024, berulang kali dipaksa keluar dari zona nyamannya oleh Altmaier sebelum akhirnya menemukan konsistensi dan agresivitas yang cukup untuk menutup kemenangan setelah satu jam 44 menit.

"Dia bermain luar biasa. Saya pikir ini adalah permainan terbaiknya mungkin yang pernah ia mainkan, terutama melawan saya," ujar Zverev.

"Dia pemain yang cukup defensif, jadi Anda juga perlu agresif. Anda perlu mengendalikan reli. Saya menemukan cara dan itu yang terpenting."

Altmaier mematahkan servis di kedua set dan membuat lawan kesulitan sepanjang pertandingan dengan pukulan keras dan pukulan variasinya.

Baca juga: Petenis Eala mencatat capaian baru dengan melaju ke babak ketiga Italian Open

Zverev gagal menyelesaikan set pertama pada kedudukan 5-3 sebelum bangkit. Petenis peringkat tiga dunia itu juga mengalami kemunduran di awal set kedua ketika ia kehilangan servis di gim ketiga setelah terpeleset ke lapangan saat mengubah arah untuk mengejar pukulan drop shot.

Terlepas dari kesulitan tersebut, Zverev merespons dengan kuat di momen-momen penting. Setelah mendapatkan kembali kendali di set kedua, ia menstabilkan level permainannya. Secara bertahap, Zverev mulai mengambil risiko yang lebih besar dari kedua sisi lapangan, mengimbangi 23 kesalahan sendiri dengan 26 winner untuk meraih kemenangan.

Baca juga: Petenis Swiatek menang cepat di babak kedua Madrid Open

Kemenangan Zverev itu terjadi hanya lima hari setelah kekalahannya dalam dua set langsung dari Jannik Sinner di final Madrid. Namun, Zverev tetap berpeluang untuk bertemu kembali dengan petenis No.1 dunia itu jika mereka mencapai final.

Sebelum itu, Zverev harus terlebih dahulu melewati babak ketiga melawan unggulan ke-29 Tallon Griekspoor atau petenis Belgia yang sedang naik daun, Alexander Blockx. Sementara itu, Casper Ruud dan Jiri Lehecka sama-sama melaju pada Jumat dan akan bertemu untuk pertama kalinya sejak 2023 pada babak ketiga.

Ruud, yang tiga kali mencapai semifinal Roma, mengalahkan Zachary Svajda 6-1, 6-3, sementara unggulan ke-11 Lehecka mengalahkan Jan-Lennard Struff 7-6(4), 6-3.

 

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026