Ketua Panwaslu NTB. Yan Marly pada acara Pelatihan Perempuan Calon Legislatif Pemilu 2009 di Mataram, Kamis, mengatakan para caleg jangan coba-coba bermain politik uang karena akan berakibat fatal.
"Jika terbukti, nama caleg yang bersangkutan akan dicoret dari daftar caleg tetap dan jika sudah terpilih, namanya sebagai calon terpilih akan dibatalkan," katanya.
Dalam pasal 87 UU No. 10/2008 tentang Pemilu disebutkan bagi para caleg yang memberikan atau berjanji memberikan sesuatu atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye, baik secara langsung maupun tidak langsung, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Dalam pasal tersebut yang akan dijatuhi sanksi adalah caleg yang aktif memberikan atau menjanjikan suatu imbalan, namun jika atas permintaan pemilih tidak bisa dikategorikan sebagai politik uang karena sifatnya sumbangan," katanya.
Namun, katanya, para caleg jangan kemudian mencari celah dengan meminta calon pemilih membuat proposal permohonan sumbangan, karena jika cara itu bisa dibuktikan di pengadilan, maka yang bersangkutan bisa juga dijatuhi sanksi.
"Karena itu para caleg diminta tidak melakukan praktik politik uang atau membeli suara pemilih. Sebagai caleg yang baik hendaknya yang dijual adalah visi, misi dan program partai, jangan coba-coba bermain politik uang," katanya.
Sementara itu, salah seorang politikus perempuan Baiq Isvie Rufaidah SH MH mengimbau para caleg perempuan menghindari permainan politik uang dan sebaiknya menjual visi, misi dan program partai.
Ia menyarankan untuk mendapatkan dukungan dari pemilih hendaknya sering mendatangi masyarakat dan menyampaikan visi, misi dan program partai.
"Cara ibi cukup jitu apalagi caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak," katanya.
Ia mengatakan, untuk mencari dukungan pemilih bisa menggunakan sistem "multilevel marketing" (MLM), yakni meminta setiap pendukung mencari pendukung lagi, misalnya setiap pendukung diminta mencari lima orang pendukung lainnya, demikian seterusnya.
"Kalau ini bisa berjalan, caleg akan mendapat dukungan yang banyak dari pemilih," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026