Pebasket bintang Houston Rockets beli saham tim sepak bola Houston

id james harden,houston rockets,houston dynamo,houston dash,mls,nba

Pebasket Houston Rockets, James Harden, berpose dengan jersey klub sepak bola Liga MLS Amerika Serikat, Houston Dynamo, seusai resmi membeli saham grup bisnis yang memiliki tim itu. (twitter.com/mls)

Jakarta (ANTARA) - Pebasket bintang Houston Rockets, James Harden, menanamkan investasi di kota tempat ia bermain dengan membeli sebagian kecil saham grup bisnis Front Office Sports yang memiliki tim sepak bola Houston Dynamo yang berlaga di MLS Amerika Serikat.
Baca juga: Pelatih baru Newcastle United siap buktikan diri di Newcastle

Grup bisnis yang sama juga memiliki tim sepak bola putri Houston Dash serta Stadion BBVA tempat kedua tim itu bertanding.

"Saya sangat senang berkesempatan bergabung dengan grup pemilik Houston Dynamo dan Houston Dash, serta bangga jadi bagian dari klub yang sarat sejarah dan punya masa depan gemilang," kata Harden dalam pernyataan resmi yang disiarkan laman Houston Dynamo.

"Houston kini rumah saya, dan saya melihat ini sebagai cara berinvestasi ke kota saya dan di waktu bersamaan mengembangkan ketertarikan bisnis," ujarnya menambahkan.

Harden baru-baru ini terlibat sebagai model dari jersey terbaru klub Inggris, Arsenal.

"Sepak bola dan khususnya MLS terus berkembang sepanjang masa hidup saya. Sejak beberapa tahun terakhir saya menggemari olahraga ini dan saya tahu Houston punya kantung suporter sepak bola besar, jadi ini keputusan yang mudah buat saya," katanya.
Front Office Sports mengungkapkan Harden membeli lima persen saham grup tersebut, yang ditakar bernilai sedikitnya 475 juta dolar AS atau sekira Rp6,6 triliun.

Musim lalu, Harden meneken kontrak empat tahun senilai 171 juta dolar AS (sekira Rp2,3 triliun) bersama Rockets.

Ia baru saja kedatangan mantan rekan setimnya di Oklahoma City Thunder, Russell Westbrook, yang tiba lewat skema pertukaran ke Rockets ditukarkan dengan Chris Paul dan sejumlah hak pilih NBA Draft masa mendatang.

 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar