#BERAS CADANGAN

Kumpulan berita beras cadangan, ditemukan 616 berita.

REALISASI PENGADAAN DIVRE BULOG NTB 153.000 TON

Realisasi pengadaan beras Divisi Regional Bulog Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini mencapai 153.000 ton setara beras atau sekitar 83 persen dari ...

MAJELIS TAKLIM PUN DIAJAK KEMBANGKAN LUMBUNG PANGAN

Kemiskinan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjadi permasalahan serius dalam proses pembangunan, karena jumlah warga miskin masih mencapai ...

BULOG NTB SERAP BERAS PETANI 144.000 TON

Badan Urusan Logistik Divisi Regional Nusa Tenggara Barat telah menyerap 144.000 ton beras petani sebagai cadangan pangan. ...

NTB PERBANYAK LUMBUNG PANGAN UNTUK KURANGI KEMISKINAN

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperbanyak lumbung pangan di berbagai lokasi, untuk mengurangi tingkatkan kemiskinan yang masih ...

DMB JUAL 1.000 PAKET BAHAN POKOK MURAH

Manajemen PT Daerah Maju Bersaing (DMB) menjual sebanyak 1.000 unit paket bahan pokok murah, guna membantu meringankan beban keluarga warga Nusa ...

PENGUSAHA NTB TOLAK TANGANI PENGADAAN BERAS CADANGAN

Para pengusaha beras di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menolak menangani pengadaan beras cadangan sepanjang 2012 karena persoalan harga yang tidak ...

PERDAGANGAN BERAS ANTARPULAU DARI NTB MASIH LESU

Kepala Divisi Regional Badan Urusan Logistik Nusa Tenggara Barat Rusdiyanto mengatakan, perdagangan beras antarpulau masih lesu karena harga jual di ...

BULOG UPAYAKAN SERAP 180.000 TON BERAS PETANI

Badan Urusan Logistik Nusa Tenggara Barat mengupayakan penyerapan sebanyak 180.000 ton beras petani sepanjang 2012, guna memperkuat stok untuk ...

NTB OPTIMALKAN BANTUAN TANGGAP DARURAT KORBAN BENCANA

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meminta Dinas Sosial di kabupaten/kota mengoptimalkan stok bantuan tanggap darurat untuk korban bencana ...

RATUSAN WARGA SEMBALUN MASIH MENGUNGSI AKIBAT BANJIR

Sekitar 900 warga Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, masih mengungsi di kantor camat akibat banjir dan tanah ...