Mataram (ANTARA) - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H. Lalu Faturahman dan H. Muazzim Akbar (Faham), optimistis dapat memenangi pemilu kepala daerah (pilkada) di Kota Mataram, 7 Juni mendatang, hanya dalam satu putaran.
"Optimistis untuk menang satu putaran ini semakin menguat setelah kami melakukan silaturahmi dengan masyarakat akar rumput di lebih dari 300 titik," kata calon Wakil Wali Kota Mataram Muazzim Akbar, di Mataram, Minggu.
Ia mengklaim dukungan masyarakat Kota Mataram terhadap pasangan "Faham" semakin menguat dan jika dikalkulasi dapat mencapai lebih dari 30 persen pemilih.
Menguatnya dukungan terhadap "Faham" karena pasangan itu merupakan perpaduan antara figur birokrat senior dengan politisi kawakan yang bertekad memajukan Kota Mataram hingga mampu bersaing dengan kota-kota lainnya.
Pasangan 'Faham' juga merupakan satu-satunya pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram yang menghimpun beragam etnis sehingga membentuk kekuatan nasional.
Kendati demikian, Muazzim pun mengakui, pihaknya juga telah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan gagal dalam pesta demokrasi itu.
"Kalau kami bisa yakin menang, maka kami pun harus menyadari kemungkinan kalah dalam pemilu kepala daerah di Kota Mataram ini, kami siap dengan segala konsekuensinya," ujarnya.
Pasangan "Faham" yang diusung PAN (tiga kursi) dan PDI Perjuangan (empat kursi) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) dua kursi sehingga total dukungan sembilan kursi di DPRD Kota Mataram, merupakan satu dari lima pasangan calon yang akan bertarung dalam pilkada Kota Mataram.
Pasangan calon lainnya yakni H. Ahyar Abduh dan Mohamad Roliskana yang disingkat Aman, yang diusung Partai Golkar (empat kursi), PKPB (dua kursi), PPI (satu kursi) dan PKS (tiga kursi) sehingga total memiliki 10 kursi di DPRD Kota Mataram.
Berikut pasangan H. Lalu Bakri dan Maftahudin Ma'ruf yang disingkat Barru, yang didukung PPP (tiga kursi) dan Partai Hanura (tiga kursi) sehingga total enam kursi di DPRD Kota Mataram.
Pasangan calon lainnya yakni Lalu Abdul Khalid Iskandar alias Mamiq Alek dan I Komang Rena yang disingkat Akor, yang didukung oleh Partai Demokrat yang memiliki tujuh kursi di DPRD Kota Mataram.
Pasangan lainnya yakni Lalu Kushardi Angrat alias Mamiq Adot selaku calon Wali Kota Mataram dan I Gusti Bagus Widiamurti Diwia alias Agung selaku calon Wakil Wali Kota Mataram, yang disingkat Ada.
Pasangan Ada diusung 21 partai politik (parpol) yang tidak memiliki kursi di DPRD Kota Mataram, yakni Partai Merdeka, PPPI, PNBK, PDS, PSI, Partai Buruh, Partai Pelopor, Partai Republikan, PKDI, Partai Patriot, PKPI, Barnas, PPRN, PIB, PPD, Partai Kedaulatan, PKB, PNIM, Partai Karya Perjuangan, PMB dan PPDI.
Tahapan pemungutan suara Pilkada Kota Mataram dijadwalkan 7 Juni untuk putaran pertama dan 19 Juli untuk putaran kedua.
Tahapan kampanye dijadwalkan mulai 23 Mei hingga tiga hari menjelang jadwal pemungutan suara. (*)