Miris, puluhan tahun jalan kabupaten di Desa Montong Sapah Loteng rusak parah
Minggu, 9 Oktober 2022 15:36 WIB
Puluhan tahun ruas jalan Dusun Lendang Bao dengan Dusun Kebon Jeruk Desa Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat mengalami kerusakan parah.
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Puluhan tahun ruas jalan Dusun Lendang Bao dengan Dusun Kebon Jeruk Desa Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat mengalami kerusakan parah.
Kepala Desa Montong Sampah, Darbe di Praya, Minggu, mengatakan, sepanjang lima kilometer yang menghubungkan Dusun Lendang Bao dengan Dusun Kebon Jeruk Desa Montong Sapah kondisinya rusak parah sudah puluhan tahun dan masih banyak jalan yang belum pernah diaspal sama sekali.
"Jalan tersebut sudah puluhan tahun mengalami rusak parah, sampai saat ini belum juga diperbaiki. Bahkan, ada juga yang belum pernah diaspal sama sekali," katanya.
Dikatakan Darbe, setiap kendaraan yang hendak melintas ke jalan tersebut harus ekstra hati- hati, karena sepanjang jalan yang rusak banyak bebatuan dan sangat licin. Apalagi jika melintas saat musim hujan, resiko jatuh pasti terjadi lantaran tergelincir.
"Jalan berbatu dan berlubang dan itu licin ketika diguyur hujan," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan konfirmasi dengan pemerintah Kabupaten, sehingga jalan tersebut sudah masuk ke prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023.
"Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal untuk perbaikan jalan kepada Pemerintah Kabupaten dan menurut informasi, jalan tersebut sudah masuk ke prioritas APBD," katanya.
Ia berharap informasi mengenai masuknya jalan tersebut ke prioritas APBD benar adanya dan perbaikan terealisasikan.
"Mudah-mudahan informasi yang kami dapatkan itu benar dan perbaikan segera dilakukan," katanya.
Kepala Desa Montong Sampah, Darbe di Praya, Minggu, mengatakan, sepanjang lima kilometer yang menghubungkan Dusun Lendang Bao dengan Dusun Kebon Jeruk Desa Montong Sapah kondisinya rusak parah sudah puluhan tahun dan masih banyak jalan yang belum pernah diaspal sama sekali.
"Jalan tersebut sudah puluhan tahun mengalami rusak parah, sampai saat ini belum juga diperbaiki. Bahkan, ada juga yang belum pernah diaspal sama sekali," katanya.
Dikatakan Darbe, setiap kendaraan yang hendak melintas ke jalan tersebut harus ekstra hati- hati, karena sepanjang jalan yang rusak banyak bebatuan dan sangat licin. Apalagi jika melintas saat musim hujan, resiko jatuh pasti terjadi lantaran tergelincir.
"Jalan berbatu dan berlubang dan itu licin ketika diguyur hujan," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan konfirmasi dengan pemerintah Kabupaten, sehingga jalan tersebut sudah masuk ke prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023.
"Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal untuk perbaikan jalan kepada Pemerintah Kabupaten dan menurut informasi, jalan tersebut sudah masuk ke prioritas APBD," katanya.
Ia berharap informasi mengenai masuknya jalan tersebut ke prioritas APBD benar adanya dan perbaikan terealisasikan.
"Mudah-mudahan informasi yang kami dapatkan itu benar dan perbaikan segera dilakukan," katanya.
Pewarta : Asnia
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekolah rusak diterjang banjir, Wabup Sumbawa Barat instruksikan OPD bergerak cepat
25 February 2026 23:36 WIB
Terpopuler - Suara Publik
Lihat Juga
Dominasi elit menggerus kedaulatan rakyat: Krisis representasi demokrasi di Indonesia
20 March 2026 12:33 WIB