BPS NTB lakukan penyisiran petani belum terdata
Selasa, 4 Juni 2013 12:17 WIB
Sensus Pertanian 2013 (ist) (1)
Mataram, 4/6 (Antara) - Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat masih melakukan penyisiran untuk mencari kemungkinan ada rumah tangga petani yang belum terdata pada sensus pertanian 2013 pada 1-31 Mei 2013.
Kepala BPS NTB H Soegarenda di Mataram, Selasa, mengatakan saat ini pendataan rumah tangga petani sudah selesai, namun pihaknya masih melakukan penyisiran untuk menjaga kemungkinan ada yang belum terdata oleh petugas pencacah.
"Saat ini kami sedang melakukan input data, namun masih dilakukan penyisiran, karena mungkin ada yang masih tercecer. Karena itu kami mengimbau petani yang merasa belum terdata agar segera menginformasikan kepada petugas," katanya.
Ia mengatakan, jangan sampai ada petani yang tidak terdata pada sensus pertanian yang digelar 10 tahun sekali, karena hasil sensus ini akan dijadikan acuan oleh pemerintah dalam menyusun program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Karena itu, kita masih masih memberi kesempatan bagi petani di daerah NTB untuk melaporkan diri jika belum terdata selama sensus pertanian yang berlangsung sebulan penuh mulai 1 hingga 31 Mei 2013," ujarnya.
Ia menambahkan, bagi petani yang tidak terdata oleh petugas sensus saat sensus pertanian, dapat menghubungi petugas atau langsung datang ke kantor BPS Kabupaten Kotawaringin Timur," katanya.
"Sensus pertanian dilaksanakan selama sebulan pada Mei dan telah selesai. Namun jika masih ada petani yang belum terdata, maka masih bisa didata oleh petugas dan dilaporkan ke pusat." ujarnya.
Pendataan petani yang belum terdata tersebut dirasa penting agar data yang dihasilkan benar-benar akurat. Kemungkinan adanya petani yang tidak terdata bisa saja terjadi karena berbagai hal misalnya petugas kesulitan menemui petani tersebut.
Menurut dia, hingga kini belum diketahui secara pasti data hasil sensus tersebut, karena saat ini sedang dilakukan input dan pengolahan data.
Namun, katanya, menurut data sementara hasil sensus pertanian 2013 di 10 kabupaten/kota se NTB telah tercatat hanya 656.622 ekor ternak dan hasil pemutakhiran data tercatat 593.543 rumah tangga pertanian. (*)
Kepala BPS NTB H Soegarenda di Mataram, Selasa, mengatakan saat ini pendataan rumah tangga petani sudah selesai, namun pihaknya masih melakukan penyisiran untuk menjaga kemungkinan ada yang belum terdata oleh petugas pencacah.
"Saat ini kami sedang melakukan input data, namun masih dilakukan penyisiran, karena mungkin ada yang masih tercecer. Karena itu kami mengimbau petani yang merasa belum terdata agar segera menginformasikan kepada petugas," katanya.
Ia mengatakan, jangan sampai ada petani yang tidak terdata pada sensus pertanian yang digelar 10 tahun sekali, karena hasil sensus ini akan dijadikan acuan oleh pemerintah dalam menyusun program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Karena itu, kita masih masih memberi kesempatan bagi petani di daerah NTB untuk melaporkan diri jika belum terdata selama sensus pertanian yang berlangsung sebulan penuh mulai 1 hingga 31 Mei 2013," ujarnya.
Ia menambahkan, bagi petani yang tidak terdata oleh petugas sensus saat sensus pertanian, dapat menghubungi petugas atau langsung datang ke kantor BPS Kabupaten Kotawaringin Timur," katanya.
"Sensus pertanian dilaksanakan selama sebulan pada Mei dan telah selesai. Namun jika masih ada petani yang belum terdata, maka masih bisa didata oleh petugas dan dilaporkan ke pusat." ujarnya.
Pendataan petani yang belum terdata tersebut dirasa penting agar data yang dihasilkan benar-benar akurat. Kemungkinan adanya petani yang tidak terdata bisa saja terjadi karena berbagai hal misalnya petugas kesulitan menemui petani tersebut.
Menurut dia, hingga kini belum diketahui secara pasti data hasil sensus tersebut, karena saat ini sedang dilakukan input dan pengolahan data.
Namun, katanya, menurut data sementara hasil sensus pertanian 2013 di 10 kabupaten/kota se NTB telah tercatat hanya 656.622 ekor ternak dan hasil pemutakhiran data tercatat 593.543 rumah tangga pertanian. (*)
Pewarta : Oleh Masnun
Editor : Masnun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gaji petugas lapangan Sensus Pertanian 2023 Rp4 juta per bulan mulai 1 Juni
30 May 2023 10:24 WIB, 2023
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Yayasan Puri Kauhan Ubud umumkan ide karya terbaik kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi teknologi
05 September 2025 5:34 WIB
Konferprov PWI Bali 2025 secara aklamasi memilih Dira Arsana sebagai Ketua PWI periode 2025-2029
31 May 2025 7:19 WIB
Sinergi PKT BISA dongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani Magetan
20 May 2025 18:55 WIB
Pemilik tanah Gnyadnya minta keadilan peralihan tanahnya dipecah jadi 26 sertifikat
03 February 2025 20:22 WIB, 2025
Demplot Pupuk Kaltim di Jombang, hasil padi petani capai 9,2 ton per hektare
04 September 2024 15:31 WIB, 2024
Suara legislator, Reni Astuti sarankan ada peta banjir digital di Surabaya
27 February 2024 8:04 WIB, 2024