Mataram (ANTARA) - Bank NTB Syariah mendukung keberangkatan tim medis tahap 2 (batch kedua) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju wilayah terdampak bencana di Aceh dengan memberikan fasilitas operasional armada ambulans untuk mempercepat pelayanan kesehatan di lokasi tugas.

Dukungan tersebut diserahkan dalam agenda pelepasan tim medis yang akan bertugas di Aceh selama sembilan hari dengan fokus utama mengaktifkan kembali fasilitas kesehatan masyarakat yang belum beroperasi pascabencana.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Lalu Hamzi Fikri menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah dalam mendukung misi kemanusiaan lintas daerah tersebut.

Ia mengatakan armada ambulans sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas tim medis di wilayah tugas yang memiliki tantangan geografis serta akses layanan kesehatan yang masih terbatas.

"Tim medis batch kedua yang diberangkatkan berjumlah sembilan orang dan akan difokuskan untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan dasar, khususnya di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya," katanya.

Berdasarkan data yang diterima Dinas Kesehatan NTB, terdapat sekitar 23 fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, yang membutuhkan penanganan segera agar kembali dapat melayani masyarakat terdampak bencana.

Analis Program Corporate Secretary Bank NTB Syariah, I Gede Wiradharma menyatakan dukungan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus tindak lanjut arahan Gubernur NTB untuk membantu daerah yang sedang mengalami musibah.

Baca juga: Taati ketentuan SIPD, BPD Bali Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah

Ia menegaskan bahwa Aceh memiliki nilai historis bagi NTB karena pernah memberikan bantuan saat NTB dilanda gempa bumi beberapa tahun lalu.

Menurut dia, meskipun berada di penghujung tahun dengan proses administrasi yang cukup ketat, Bank NTB Syariah berupaya bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan NTB agar dukungan operasional ambulans dapat segera direalisasikan.

Selain fasilitas ambulans, tim medis yang diberangkatkan terdiri atas perawat ahli dan tenaga kesehatan dari berbagai instansi, antara lain rumah sakit provinsi, RS Mandalika, RS Manambai, RS Mata, dan RS Mutiara Sukma.

Baca juga: Bank NTB Syariah dan BPD Jatim bersinergi mengembangkan bisnis

Tim tersebut juga membawa misi tambahan berupa layanan trauma healing bagi masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Pemerintah Provinsi NTB berharap kolaborasi dengan Bank NTB Syariah ini dapat memastikan misi kemanusiaan berjalan profesional, efektif, serta memberikan dampak nyata bagi pemulihan kesehatan masyarakat di Aceh sekaligus menjaga nama baik daerah di tingkat nasional.