Lombok Tengah (ANTARA) - Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan lima posko pengamanan dalam rangka menjaga kenyamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau lebaran serta Hari Raya Nyepi 2026.
"Operasi Ketupat Rinjani 2026 dilaksanakan hingga 25 Maret 2025 dalam rangka pengamanan perayaan lebaran atau arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Lombok Tengah," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah, Sabtu.
Ia mengatakan Polres Lombok Tengah mendirikan lima pos pengamanan, yang terdiri dari empat pos pengamanan (pospam) dan satu pos terpadu.
Baca juga: Polda NTB sebar 35 posko untuk amankan Lebaran 2026
Pos pengamanan didirikan di Puyung, Bundaran LIA Bandara (Bunlar Bizam), kawasan Mandalika dan Sepakek perbatasan wilayah Lombok Tengah dengan Lombok Barat.
Sementara itu, pos terpadu ditempatkan di kawasan Bandara Internasional Lombok untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas penumpang selama periode libur lebaran.
"Pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta jalur mobilitas tinggi pada libur Idul Fitri tahun ini," katanya.
Kapolres menyampaikan bahwa keberadaan pos-pos tersebut tidak hanya difungsikan sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, termasuk bagi para pemudik yang membutuhkan bantuan maupun tempat beristirahat.
“Kami telah menyiagakan personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait di sejumlah titik strategis guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," katanya.
Baca juga: Pemerintah menghadirkan posko terpadu kawal angkutan Lebaran 2026
"Melalui Operasi Ketupat Rinjani 2025 ini, kami berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta segera melapor kepada petugas di pos pengamanan terdekat apabila membutuhkan bantuan.
Dengan sinergi antara kepolisian, instansi terkait, serta dukungan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani ini dapat berjalan optimal.
"Sehingga tercipta situasi yang aman, tertib dan kondusif selama perayaan Hari Raya Idul Fitri di wilayah hukum Polres Lombok Tengah," katanya.
Baca juga: Dinkes Mataram siagakan petugas medis di posko Lebaran 2025
Baca juga: Mataram siapkan lima posko pengamanan "Lebaran Topat"