Dompu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menetapkan lahan eks PT Sadana di Desa Nusajaya, seluas kurang lebih 7,8 hektare sebagai lokasi pembangunan pabrik pakan ternak.

Penetapan lokasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Dompu Bambang Firdaus bersama Penjabat Sekretaris Daerah H. Khaerul Insyan dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Aula Rapat Bupati Dompu, Rabu.

Bupati Bambang Firdaus menegaskan, penyiapan lokasi pembangunan pabrik pakan ternak menjadi persoalan penting yang harus segera diselesaikan guna mengamankan program strategis nasional tersebut.

Ia meminta, seluruh OPD terkait segera menyiapkan berbagai persyaratan administrasi yang dibutuhkan, mulai dari kepastian lokasi, status dan bukti kepemilikan lahan, hingga aksesibilitas kawasan.

"Hendaknya berbagai hal yang menjadi persyaratan pembangunan pabrik pakan agar sesegera mungkin dipersiapkan dan dilengkapi, serta progresnya dapat dilaporkan secara berkala," ujarnya.

Baca juga: Dompu peroleh program hilirisasi pakan ternak Rp1,7 triliun

Menurut dia, pembangunan pabrik pakan ternak di Kabupaten Dompu merupakan bagian dari program nasional yang harus dijaga dan dikawal bersama agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Politisi Gerindra itu menjelaskan, kehadiran pabrik pakan ternak di Dompu diharapkan menjadi solusi atas persoalan distribusi dan nilai jual komoditas jagung yang selama ini kerap dikeluhkan petani.

Sebagai daerah yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi jagung nasional, kata dia, keberadaan pabrik tersebut diyakini akan memberikan efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi di daerah.

"Akan banyak sektor yang terdampak positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan kehadiran pabrik pakan ternak ini,” katanya.

Baca juga: Dompu kebagian proyek hilirisasi Rp1,7 Triliun, Pabrik pakan ternak segera dibangun

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen untuk menarik minat investor, termasuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja serius dan terukur agar seluruh kebutuhan investasi dapat dipenuhi tepat waktu.

Rapat tersebut turut dihadiri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta pimpinan OPD terkait, di antaranya Bappeda, BPKAD, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Baca juga: Pemkab Dompu matangkan rencana pembangunan pabrik pakan ternak
Baca juga: Rantai jagung yang belum tersambung
Baca juga: NTB butuhkan pabrik pakan demi tingkatkan nilai tambah produk pertanian
Baca juga: NTB dorong hilirisasi jagung lewat pembangunan pabrik pakan