Mataram (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hunian kamar hotel bintang dan non bintang di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih didominasi tamu domestik dengan jumlah kumulatif mencapai 412.674 orang pada Januari sampai Maret 2026.

Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan jumlah tamu hotel dari luar negeri hanya sebanyak 194.328 orang selama periode tersebut.

"Total tamu menginap secara kumulatif tahun ini berjumlah 607.002 orang," ujar dia di Mataram, Senin.

Wahyudin memaparkan hotel non bintang dan akomodasi lainnya dihuni oleh 332.679 orang atau setara 55,81 persen dari jumlah akumulasi tersebut. Tamu domestik sebanyak 228.551 orang dan tamu mancanegara berjumlah 104.128 orang.

Sedangkan, hotel bintang hanya diisi oleh 274.323 orang atau sekitar 45,19 persen dengan rincian tamu dalam negeri mencapai 184.123 orang dan tamu luar negeri sebanyak 90.200 orang.

"Tamu yang menginap di hotel bintang lebih sedikit dibandingkan yang menginap di hotel non bintang," kata Wahyudin.

Secara tahunan, jumlah tamu hotel pada triwulan I 2026 tersebut  lebih tinggi ketimbang tamu hotel dalam periode yang sama tahun 2025.

Pada Januari hingga Maret 2025, tamu menginap di hotel seluruh Nusa Tenggara Barat tercatat sebanyak 425.549 orang dengan 144.196 tamu mancanegara dan 281.353 tamu domestik.

BPS menyebut musim libur Lebaran yang berlangsung pada 15 hingga 29 Maret 2026 mendongkrak jumlah tamu hotel bintang dan non bintang. Hal itu sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang angkutan udara dan laut.

"Secara tahunan terjadi pertumbuhan yang cukup tinggi karena pada Maret 2025 bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga mobilitas masyarakat masih terbatas," pungkas Wahyudin.