"Aparat kepolisian sekarang ini sedang menghadapi tugas berat terutama untuk mengamankan pemilu legilatif dan pemilihan presiden. Kendati demikian, saya mengharapkan agar tetap bertindak profesional," katanya pada acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Baitussalam Polda NTB di Mataram, Kamis.
Ia mengatakan, profesionalisme ini sebenarnya telah ditanamkan rasulullah kepada umatnya dan para sahabat ketika menyiarkan agama Islam di jazirah Arab yang salah satu cirinya adalah terbuka untuk menerima kritik.
"Ini telah diteladankan oleh rasulullah kepada para umat dan sahabat saat itu. Nabi Muhammad siap menerima kritik jika yang keliru dalam suatu masalah. Ini harus kita diteladani termasuk oleh para anggota Polri," ujarnya.
Gubernur NTB yang juga ulama muda yang disegani ini mencontohkan, saat itu rasulullah mengajarkan tentang bagaimana cara menanam padi yang baik.
Namun, lanjutnya, hasil panen yang dicapai ternyata tidak sesuai harapan dan ketika itu disampaikan beliau bisa menerima dan menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki keahlian dalam bidang tersebut.
Selain itu, Zainul juga mengingatkan jika mengerjakan sesuatu harus diselesaikan dengan baik kendati menghadapi masalah. Polri hendaknya juga mengerjakan tugas hingga selesai sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Zainul mengungkapkan pula, sikap terpuji dan moralitas para anggota Polri perlu terus diperbaiki dan bertindak sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, sehingga aparat kepolisian semakin dicintai rakyat.
Selain itu, modernitas juga perlu mendapat perhatian dalam arti mengikuti perkembangan teknologi terutama yang berkaitan erat dengan bidang tugas.
Karena, kata Zainul, seiring dengan perkembangan teknologi jenis kejahatan yang dihadapi juga semakin meningkat. Hal ini memerlukan kemampuan lebih yang didukung oleh penguasaan teknologi.
"Dalam menyelesaikan berbagai persoalan terutama dalam menjaga dan memelihara kondusifitas di NTB, hendaknya tetap mengacu kepada aturan hukum yang berlaku, sebab akan celaka jika aparat kepolisian tidak berpegang teguh pada aturan," katanya.
Sementara itu, Kapolda NTB, Brigjen Polisi Drs Surya Iskandar, menegaskan agar para anggotanya memiliki jiwa kejuangan dalam melaksanakan tugas terutama dalam mengamankan pemilu, sebab tanpa dikap seperti itu tidak akan mencapai hasil yang maksimal.
"Kita juga harus mengedepankan moralitas dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang ditelandankan rasulullah. Kalau ini dilakukan maka kita akan mampu menjalankan tugas dengan baik bagaimanapun beratnya," katanya menambahkan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di jajaran Polda NTB dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh petinggi Polda NTB.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026