"Pelaku dikeroyok warga saat mereka ketangkap basah mau membawa kabur sepeda motor milik korban Saiful Rahman yang sedang diparkir di garasi rumahnya di daerah Kekalik," kata Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Dwi Ananto.Mataram (Antara Mataram) - Ad (20) dan SI (21), dua pemuda yang kepergok mencuri sepeda motor di daerah Kekalik Mataram, Nusa Tenggara Barat, tiba-tiba diserbu dan dikeroyok sejumlah warga.
"Pelaku dikeroyok warga saat mereka ketangkap basah mau membawa kabur sepeda motor milik korban Saiful Rahman yang sedang diparkir di garasi rumahnya di daerah Kekalik," kata Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Dwi Ananto di Mataram, Rabu.
Kejadian yang berlangsung pada Selasa (12/11) siang sekitar pukul 13.00 Wita itu, sempat mengundang kerumunan warga di lingkungan Kekalik.
Menurut Dwi, siang itu dua tersangka berinisial AD dan SI, warga Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, kepergok salah seorang warga saat hendak membawa kabur sepeda motor Vixion yang sedang diparkir di garasi rumah.
Saeful, si pemilik kendaraan, saat kejadian tidak berada di rumah karena sedang belajar di bangku kuliah. Kepada polisi ia mengaku memarkir sepeda motor miliknya dalam keadaan terkunci.
Polisi menduga, para tersangka menggunakan kunci leter T untuk mencongkel bagian kunci pengaman kendaraan, hingga kemudian berhasil didorong ke luar dari tempatnya.
Namun beruntung, sebelum kedua penjahat berhasil kabur dengan barang curiannya, ada warga yang memergoki perbuatan mereka.
Warga yang memergoki aksi kawanan pencuri itu pun langsung berteriak maling, hingga akhirnya terjadi aksi saling kejar antara warga dan dua tersangka. Dari tempat kejadian, dua tersangka lari berpencar hingga ke Batu Ringgit.
Warga Batu Ringgit yang kala itu mendengar teriakan "maling", langsung ikut mengejar dan melakukan pengepungan terhadap pelaku yang disinyalir bersembunyi di rumah salah seorang warga. "Setelah sekitar dua jam dicari akhirnya ketemu," ungkap Gede Pasek, pemilik rumah yang dijadikan tempat bersembunyi.
AD sempat digebugi warga, namun beruntung pihak Polres Mataram yang tiba di tempat kejadian berhasil mengamankannya. Sementara SI yang mencoba lari dari upaya penangkapan petugas, akhirnya menyerah setelah sebutir peluru polisi bersarang di bagian kakinya.
Untuk pengusutan lebih lanjut, kedua tersangka kini ditahan pihak Polres Mataram, sedang sepeda motor bernomor polisi DR-5651-HL yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya, diamankan petugas. Polisi menduga sepeda motor ini juga merupakan hasil curian. (*)
Pewarta : Oleh Karnia Septia Kusumaningrum
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026