"Pak Gubernur mendukung wacana itu, dan meminta pengurus DPD Asita NTB gencar memperjuangkan itu," kata Kabag Humas dan Protokol Setda NTB Tri Budi Prayitno.
Mataram (Antara Mataram) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi mendukung pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) 2015, yang diwacanakan akan digelar di Mataram.

"Pak Gubernur mendukung wacana itu, dan meminta pengurus DPD Asita NTB gencar memperjuangkan itu," kata Kabag Humas dan Protokol Setda NTB Tri Budi Prayitno, di Mataram, Jumat, usai mendampingi Gubernur NTB menerima pengurus Asita NTB.

Ketua Asita NTB Agus Mulyadi yang didampingi pengurus Asita NTB lainnya menemui Gubernur NTB guna menyampaikan sejumlah program kerja.

Mereka juga menyampaikan dorongan dari pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asita yang menghendaki NTB menjadi tuan rumah Rakernas Asita pada 2015.

Kepastian NTB menjadi tuan rumah Rakernas Asita 2015, akan ditetapkan pada Rakernas Asita 2014 di Kalimantan Timur, Agustus mendatang.

Tri mengatakan, gubernur mendorong pengurus Asita NTB agar menanggapi secara serius wacana Rakernas Asita 2015 di NTB.

Pemerintah Provinsi NTB pun siap memfasilitasi kelancaran pelaksanaan rapat tingkat nasional itu.

"DPD Asita NTB harus bisa bersaing di level nasional dalam hal penyelenggaraan kegiatan. Apalagi Asita NTB akan menggelar kegiatan nasional seperti Asita Fair 2014, sebagai ajang persiapan tuan rumah kegiatan nasioanal lainnya di bidang perjalanan wisata," ujarnya.

Tri menambahkan, gubernur mendukung terselenggaranya berbagai kegiatan nasional Asita di NTB karena kegiatan tersebut akan dapat memotivasi peningkatan kunjungan wisatawan ke Pulau Lombok, Sumbawa, dan pulau-pulau kecil (gili).

Pemprov NTB tengah gencar-gencarnya mengembangkan sektor pariwisata, sehingga berbagai kegiatan yang bersifat menarik minat kunjungan wisatawan, akan selalu didukung.

Hal serupa juga dilakukan pemerintah daerah lainnya, sehingga NTB pun harus bisa memanfaatkan setiap momentum kegiatan nasional.

"Hampir semua daerah di Indonesia menjadikan industri pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pembangunan, bahkan jadi program primadona," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah menyadari sepenuhnya adanya keterbatasan sumber daya, sehingga jika asosiasi atau pun organisasi profesi hendak menggelar kegiatan nasional dan dapat meningkatkan kemajuan pembangunan, maka akan selalu didukung.

"Karena itu, Pak Gubernur juga meminta Asita NTB membangun jaringan yang lebih luas, agar NTB semakin maju di sektor pariwisata," ujar Tri. (*)


Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026