"Salah satu pekerjaan rumah (PR) yang akan kami kerjakan tahun 2023 ini adalah memperbanyak ruang terbuka hijau sebagai ruang publik," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.
Pernyataan itu disampaikan Wali Kota seusai menyampaikan pidato dalam kegiatan refleksi 2 tahun kepemimpinannya menuju Mataram "Harum" (harmonis, aman, ramah, unggul, dan mandiri), bersama Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman di aula pendopo wali kota setempat, yang dihadiri jajaran pejabatnya, camat, lurah, dan kepala lingkungan se-Kota Mataram.
Dikatakan, salah ruang publik yang sudah dibangun tahun 2022 adalah Taman "Harum" yang ada di Lingkungan Kamasan Kecamatan Selaparang. Selain berfungsi sebagai ruang publik juga menjadi titik kumpul bencana.
Selain itu, tahun ini pemerintah kota juga fokus melakukan penataan RTH Pagutan yang memiliki luas sekitar 8 hektare. Penataan dilakukan secara masif agar RTH tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal.
"Fungsi Udayana sebagai hutan kota juga sekarang sedang ditata oleh Dinas Lingkungan Hidup, agar bisa dimanfaatkan dan dinikmati warga," katanya.
Pembukaan ruang publik juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan target RTH yang ditetapkan pemerintah pusat untuk RTH publik 20 persen, sementara saat baru mencapai 7 persen.
"Karena itulah, lahan-lahan yang dinilai bisa menjadi ruang publik akan kita manfaatkan secara optimal. Tapi kalau RTH pribadi, kita sudah lampaui target dari 10 persen menjadi 13 persen," katanya.
Sementara menyinggung tentang refleksi 2 tahun kepemimpinan-nya, Wali Kota mengatakan, refleksi sebagai bentuk perenung tentang usaha dari program dan kegiatan yang dilakukan dalam kurun waktu dua tahun.
Refleksi bisa dilakukan untuk mengukur sejauh mana usaha-usaha pembangunan yang dilakukan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
"Dengan cara mengukur kerja pembangunan pada bidang infrastruktur, layanan pendidikan, layanan kesehatan dan aspek lainnya," katanya.
Jika melihat dari survei yang dilakukan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Mataram kepada masyarakat sipil yang ada di Kota Mataram, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) atas kinerja Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram selama dua tahun sebesar: 85.06 dengan kategori baik.
"Hasil survei itu mencerminkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja kami dalam berbagai sektor, khususnya setelah pemerintah Kota Mataram keluar dari masalah ekonomi sosial serta mampu keluar dari jeratan krisis yang disebabkan pandemi COVID-19," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026